Minggu, September 27, 2020
Beranda HUKUM & KRIMINAL Vonis Terhadap Diananta Melanggar Prinsip Kebebasan Pers

Vonis Terhadap Diananta Melanggar Prinsip Kebebasan Pers

Denny Indrayana Menegaskan Vonis Bersalah Terhadap Mantan Pimpinan Redaksi Banjarhits, Diananta Putra Sumedi Telah Melanggar Prinsip Kebebasan Pers, Rabu (12/8/2020).

Mantan Pemimpin Redaksi Banjarhits Diananta Putra Sumedi divonis penjara 3 bulan 15 hari oleh Pengadilan Negeri Kotabaru, dalam sidang putusan yang digelar Senin, 10 Agustus 2020. Diananta didakwa melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) setelah menulis berita berjudul “Tanah Dirampas Jhonlin, Dayak Mengadu ke Polda Kalsel”, yang dimuat melalui laman banjarhits.id, pada 9 November 2019.

Guru Besar Hukum Tata Negara, sekaligus Bakal Calon Gubernur Kalsel, Haji Denny mengungkapkan pandangannya, bahwa meskipun tetap menghormati independensi peradilan (independence of judiciary) dirinya menyesalkan putusan ini, sebab Ia menilai telah melanggar prinsip-prinsip kebebasan pers (freedom of the press), yang merupakan salah satu pilar utama dalam sebuah negara demokratis.

“Kita sudah memiliki UU Pers, Dewan Pers dan MoU antara Dewan Pers dengan Polri, seharusnya itu dijadikan acuan dalam penanganan kasus ini. Putusan Diananta adalah salah satu alarm bahaya bagi kebebasan dan kemerdekaan pers. Saya berharap, kasus Diananta ini tidak terulang lagi terhadap insan media lainnya,” tegas mantan Ketua Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada ini.

Haji Denny menambahkan, kebebasan pers merupakan buah manis dari reformasi tahun 1998 yang diperjuangkan mahasiswa dengan darah dan nyawa. Karena itu, mencederai kebebasan pers sama saja dengan mencederai semangat refomasi. Negara, seharusnya hadir dan menjadi garda terdepan dalam melindungi kebebasan pers dan bukan sebaliknya.

“Kita perlu pahami, preseden buruk kasus Diananta ini spektrum advokasinya tidak hanya di Kalsel, tetapi juga menjadi observasi berbagai pihak di tingkat nasional dan internasional. Karena itu, apa yang dialami sahabat kita, Diananta akan menjadi sentimen negatif bagi rapor kebebasan pers Indonesia setiap tahunnya oleh lembaga internasional,” ujar Putra Banua kelahiran Kotabaru ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Waspadai Berebut Lokasi Kampanye Karena Disusun Paslon Sendiri

Paslon Bupati Banjar susun sendiri jadwal kampanye, tetapi harus koordinasi dengan pihak Polres Banjar dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Sabtu (26/9/2020). Terhitung sejak hari...

ASN dan Masyarakat Siap Bersinergi Dengan Pjs Wali Kota Banjarbaru

Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan Sambut Positif Pelantikan Pjs Wali Kota Banjarbaru Bernhard E Rondonuwu, ASN dan Seluruh Masyarakat Banjarbaru Siap Bersinergi,...

Ini Pejabat Kemendagri Pengganti Darmawan Jaya Setiawan

Geser Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan yang cuti selama 71 hari, Pjs Gubernur Kalsel Rudy Resnawan lantik Pjs Wali Kota Banjarbaru Bernhard...

Peran Serta Masyarakat Mengawasi Pilkada Sangat Penting

Bawaslu Kabupaten Banjar gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Partisipatif Dengan Kelompok Masyarakat Untuk Pengawasan Pilbup Kabupaten Banjar 2020, Jumat (25/9/2020). Rakor yang digelar Bawaslu Bankar...

Recent Comments

sulingan city on Video porno atau filem porno