Wahyu Akbar Tagih Janji Perbaikan Jembatan Pemangkih Tengah, Warga Khawatir Ada Korban Lagi
KBK.NEWS, MARTAPURA – Kondisi jembatan rusak di RT 03, Desa Pemangkih Tengah, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, kembali dikeluhkan warga. Kerusakan yang belum kunjung diperbaiki itu dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan, terlebih setelah sebuah mobil dilaporkan nyaris terjatuh saat melintas pada Senin (19/10/2026) pagi.
Warga pun mendesak Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar agar segera mengambil tindakan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih parah.

Salah seorang warga setempat, Aldi, bahkan mempertanyakan keseriusan penanganan kerusakan jembatan tersebut saat menyampaikan keluhannya kepada petugas Dinas PUPRP Banjar.
“Jangan menunggu runtuh dulu baru diperbaiki. Atau apakah kami saja yang swadaya memperbaiki? Kalau memang dinas tidak bisa, biar kami saja yang memperbaiki,” tegas Aldi.
Menurutnya, kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Jembatan tersebut merupakan jalur yang digunakan berbagai jenis kendaraan, termasuk mobil pemadam kebakaran, ambulans, hingga anak-anak sekolah.
“Bukan apa-apa, kami hanya khawatir kondisi seperti ini akan menimbulkan korban lagi. Pagi tadi ada lagi mobil yang hampir jatuh. Apalagi lalu lintas di sini ada pemadam kebakaran, ambulans, anak sekolah dan lain-lain,” ujarnya.
Satu Bulan Berlalu, Belum Ada Perubahan
Keluhan warga terkait kondisi jembatan ini sebelumnya juga mendapat perhatian Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Wahyu Akbar. Ia bahkan turun langsung ke lokasi untuk memastikan tindak lanjut janji Dinas PUPRP Banjar yang sebelumnya menyatakan akan segera melakukan perbaikan.
Wahyu mengatakan, dirinya telah mendatangi lokasi tersebut sekitar satu bulan lalu setelah menerima laporan masyarakat mengenai kerusakan jembatan yang dinilai cukup parah.
“Satu bulan yang lalu saya ke sini karena mendapat laporan warga. Jembatan ini rusak parah. Setelah saya datang, ternyata memang benar separah itu,” ungkapnya.
Saat itu, ia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas PUPRP Banjar agar perbaikan segera dilakukan, setidaknya melalui penanganan darurat sebelum dilanjutkan dengan perbaikan permanen.
Namun, saat kembali mendatangi lokasi pada Senin (19/10/2026), Wahyu mengaku kecewa karena belum melihat adanya perubahan berarti pada kondisi jembatan.
“Ternyata satu bulan kemudian, sekarang saya datang lagi ke sini, tidak ada perubahan sama sekali. Artinya, ini sudah di luar dari janji mereka,” katanya.
Ia juga mengaku mendapat informasi bahwa pada pagi hari tersebut kembali terjadi insiden kendaraan yang hampir terjatuh saat melintasi jembatan.
Menurut Wahyu, kondisi itu menunjukkan bahwa kerusakan jembatan tidak bisa lagi dianggap sepele. Keselamatan warga harus menjadi pertimbangan utama dalam penanganan infrastruktur tersebut.
“Sudah banyak korban jadinya di sini,” ujarnya.
Warga Desak Perbaikan Segera
Wahyu menegaskan, sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan tersebut, dirinya memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, termasuk mendesak percepatan perbaikan jembatan.
Ia menyebut warga terus menyampaikan desakan agar jembatan segera diperbaiki karena kondisinya dinilai membahayakan aktivitas sehari-hari.
“Saya di sini didesak warga karena mereka adalah dapil saya. Sudah seharusnya ini menjadi kewajiban saya untuk memperjuangkan jembatan ini agar cepat diperbaiki,” tegasnya.
Sementara itu, Nasrullah selaku kontraktor pelaksana menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan perbaikan darurat pada jembatan tersebut.
Ia menyebut penanganan darurat itu ditargetkan paling lambat pada Jumat (23/10/2026).
Janji perbaikan tersebut kini menjadi perhatian warga yang berharap penanganan benar-benar segera direalisasikan, mengingat jembatan itu masih digunakan masyarakat untuk berbagai keperluan.
Warga berharap perbaikan darurat dapat segera dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan, sembari menunggu penanganan permanen agar akses masyarakat di Desa Pemangkih Tengah kembali aman dilalui.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai jadwal pelaksanaan perbaikan permanen dari Dinas PUPRP Kabupaten Banjar.
