Waspadai Oknum LSM Nakal Dengan Modus Bakal Gelar Demo atau Unjuk Rasa
BANJARMASIN KBK.NEWS Waspada modus oknumĀ LSM nakal berkedok bakal menggelar unjuk rasa atau demo ke Kejati, Ditreskrimsus, Kejagung dan KPK, sebab itu cuma salah satu siasat halus dari upaya pemerasan yang mereka lakukan.
Sekarang ini upaya pemberantasan korupsi dan pengawasan terhadap kinerja aparatur pemerintah dapat dilakukan masyarakat ,bahkan juga lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Diantara LSM yang menjamur ada yang melakukan tugasnya dengan benar, tetapi tidak sedikit yang juga LSM yang tidak benar atau nakal.
“Kalau LSM yang benar itu kelihatan saja sepak terjang mereka dalam membela kepentingan masyarakat. Sedangkan LSM yang hanya bergerak untuk kepentingan mereka atau yang nakal itu justru menambah banyak masalah di masyarakat,” jelas salah satu aktivis LSM di Kalsel yang tidak ingin namanya ditulis.
Menurut aktivis LSM senior di Kalsel ini, ada beberapa modus yang dilakukan oleh LSM nakal dalam melakukan aksi mereka. Modus tersebut diantaranya dengan akan menggelar aksi unjuk rasa atau demo ke KPK, Kejagung, Kejati, Polda dan lainya serta memberikan sejumlah data maupun tuntutan kepada penegak hukum.
“Faktanya itu hanya menggertak sejumlah pejabat atau pengusaha saja agar, bahwa mereka menjadi salah satu target yang akan dilaporkan. Harapannya pejabat atau pengusaha memberikan uang sebagai kompensasi agar dicoret dari salah satu yang akan dilaporkan dan modus seperti ini sering dilakukan,” tegasnya.
Sekarang, beber tokoh LSM di Kalsel ini ia banyak menerima laporan dan isu adanya beberapa oknum LSM nakal yang beroperasi seperti ini.
“Terbaru ya ada oknum LSM nakal yang berencana akan menggelar aksi ke Kejaksaan Agung dan KPK dan rencana aksi itu disampaikan ke beberapa pejabat di daerah termasuk beberapa item tuntutan. Menurut Saya itu modus saja, faktanya saya sudah sudah cross check ke Kejagung, KPK, dan Polda Metro Jaya, ternyata belum ada LSM dari Kalsel membuat laporan untuk demo atau unjuk rasa, dan lucunya lagi kadang mereka cuma bentang spanduk saja disana tanpa ada orasi atau pengerahan massa,” pungkasnya.
Disclaimer : nama narasumber tidak ditulis untuk keamanannya
