2 Kali Dipanggil KPK, Menteri Nusron Wahid Malah Ngacir ke Malaysia!
KBK.NEWS, JAKARTA — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, kembali mangkir dari agenda pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Alih-alih hadir, Nusron justru memilih terbang ke Malaysia.
Tindakan tersebut dilakukan Nusron pada jadwal pemanggilan keduanya, Kamis (15/10/2026). Ia berdalih kepergiannya ke negeri jiran adalah demi menjalankan tugas dinas.
Kabar mengenai mangkirnya Nusron dibenarkan langsung oleh Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein.
”Kalau enggak masalah ke Malaysia,” ujar Taufik saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026).
Taufik mengonfirmasi bahwa pihak KPK telah menerima surat pemberitahuan resmi dari Nusron terkait alasannya absen dari pemeriksaan.
Pelesiran Saat Diincar KPK
Ketidakhadiran Nusron ke Malaysia ini praktis membuat agenda penyidikan kasus korupsi di kementeriannya makin terhambat. Ini merupakan kali kedua Nusron gagal diperiksa oleh penyidik lembaga antirasuah.
Pemeriksaan Nusron sejatinya amat krusial. Namanya terseret dalam pusaran kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk, serta dugaan penerimaan gratifikasi lainnya di lingkungan BPN.
Sikap Nusron yang dua kali mangkir pun memicu sorotan tajam publik. Meski demikian, KPK sejauh ini hanya bisa melayangkan agenda panggil ulang.
”Ya nanti kita akan jadwal ulang,” tegas Taufik singkat, Sabtu (17/10/2026).
KPK memastikan akan kembali mengirimkan surat pemanggilan berikutnya agar Nusron mau kooperatif dan mempertanggungjawabkan keterangannya di hadapan penyidik.
