Perbaikan Pipa JDU 400 Mm di Banjarbaru, Distribusi Air PTAM Intan Banjar ke Sejumlah Kawasan Terganggu
KBK.News, BANJARBARU – PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar (Perseroda) akan melaksanakan pekerjaan perbaikan kebocoran pipa jaringan distribusi utama (JDU) Zona P berdiameter 400 milimeter di Jalan Menthaos, Banjarbaru. Pekerjaan tersebut berdampak pada terganggunya distribusi air bersih ke sejumlah kawasan di Kota Banjarbaru.
Berdasarkan pengumuman resmi PTAM Intan Banjar, pekerjaan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 22 Juli 2026, mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai dengan estimasi durasi pengerjaan selama 24 jam.
Selama proses perbaikan berlangsung, distribusi air kepada pelanggan di wilayah terdampak diperkirakan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian aliran air untuk sementara waktu.
Adapun wilayah yang terdampak berada di Zona P, meliputi Jalan Suriansyah, Jalan P. Batur, Jalan Comet, Jalan Palapa, Komplek Amaco, Banjarbaru 2, Banjarbaru 3, Banjarbaru 4, Komplek Citra Megah, Jalan Indragiri, Jalan Batu Trapu, Jalan Intan, Jalan Intan Raya, Jalan Gubernur Tjingah, Jalan Bina Murni, Jalan Bina Satria, Jalan Taruna Praja, serta sepanjang Jalan Keramat Anyar 1.
Manajemen PTAM Intan Banjar mengimbau seluruh pelanggan di kawasan terdampak untuk segera menyiapkan cadangan air bersih dan menggunakan air secara bijak selama pekerjaan berlangsung.
Setelah proses perbaikan selesai, distribusi air akan dipulihkan secara bertahap. Normalisasi tekanan dan aliran air bergantung pada kondisi jaringan di lapangan sehingga membutuhkan waktu hingga seluruh sistem kembali beroperasi secara normal.
“Pihak Manajemen PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) memohon maaf atas terganggunya pelayanan pendistribusian air dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” demikian bunyi pengumuman resmi perusahaan.
PTAM Intan Banjar menjelaskan, pekerjaan perbaikan kebocoran pipa ini merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan sistem distribusi air bersih sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Masyarakat diharapkan dapat memahami adanya gangguan sementara tersebut serta mengikuti imbauan perusahaan agar kebutuhan air selama masa perbaikan tetap dapat terpenuhi.
