Pipa BPAM Banjarbakula Jebol, Distribusi Air ke Ribuan Pelanggan PTAM Intan Banjar Lumpuh
KBK BANJARBARU — Jebolnya pipa utama air baku milik BPAM Banjarbakula di Sungai Landas membuat distribusi air bersih PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar ke beberapa wilayah terhenti total dan memicu krisis air bagi ribuan pelanggan di tengah musim kemarau.
Insiden kebocoran fatal ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar. Menurutnya, kerusakan pipa yang berlokasi di pertengahan Sungai Landas (tikungan irigasi dekat jembatan) ini berdampak sangat luas terhadap layanan publik, khususnya pasokan air bersih
”Dampaknya berupa penurunan tekanan air secara drastis hingga berhentinya aliran air total kepada pelanggan,” ujar Syaiful, Sabtu (10/10/2026).
Hampir seluruh cakupan pelayanan lumpuh total, meliputi:
- Seluruh wilayah pelayanan Martapura dan Banjarbaru
- Kawasan Landasan Ulin – Liang Anggang dan Trikora
- Wilayah Tatah Belayung, Tatah Pelatar, Beruntung Baru, serta Tembikar Kanan
Dampak Fasilitas Vital dan Lingkungan
Selain rumah tangga, krisis air bersih ini turut menghantam fasilitas-fasilitas vital seperti rumah sakit, rumah ibadah (masjid), hingga kantor-kantor pemerintahan.
Derasnya air dari pipa yang jebol juga menimbulkan kerusakan di sekitar lokasi kejadian. Tercatat sebanyak tiga kolam milik warga terdampak langsung, serta sejumlah pohon pisang di sekitar titik kebocoran ikut roboh diterjang air.
Desakan Perbaikan Cepat
Di tengah kondisi Kalimantan Selatan yang tengah menghadapi musim kemarau panjang dan kebutuhan air warga sedang tinggi-tingginya, maka Syaiful mendesak pihak Balai Pengelola Air Minum (BPAM) Banjarbakula untuk bergerak cepat menangani kerusakan dan kebocoran pipa tersebut.
”Kami sangat berharap BPAM Banjarbakula bertindak secepatnya menangani kerusakan dan kebocoran pipa air baku ini agar masalah terhentinya pasokan air bersih ke ribuan pelanggan segera teratasi,” jelas Dirut PTAM Intan Banjar ini.
Pada kesempatan ini Dirut PTAM Pihak Intan Banjar menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami ribuan pelanggan dampak dari pipa bocor. Menurutnya PTAM Intan Banjar saat ini terus melakukan koordinasi intensif dengan BPAM Banjarbakula yang dikelola Dinas PUPRP Kalsel.
“Kami selalu bekerjasama dan koordinasi dengan BPAM Banjarbakula agar permasalahan kebocoran pipa air baku segera teratasi, sehingga pelayanan terhadap pelanggan kembali berjalan normal,” pungkas Syaiful Anwar.
