KBK.NEWS, MARTAPURA – PW IPNU Kalimantan Selatan bersama BPBD Kabupaten Banjar menyalurkan 15.000 liter air bersih untuk mengatasi krisis air di Desa Sungai Rangas Ulu dan Pasar Jati, Minggu (18/10/2026).

Penyaluran ini diprioritaskan untuk wilayah yang mengalami kelangkaan pasokan air bersih paling parah. Kehadiran tim gabungan disambut antusias oleh warga setempat yang telah antre menantikan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan harian mereka.

​Ketua PW IPNU Kalsel, Ahmad Syarief Hidayat, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kepedulian pelajar NU terhadap persoalan sosial dan kemasyarakatan di Kalimantan Selatan.

​“Air adalah kebutuhan esensial. Ketika masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih, IPNU merasa terpanggil untuk hadir memberikan solusi konkret. Melalui sinergi bersama BPBD Kabupaten Banjar, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban sekaligus menjaga kesehatan warga,” ujar Ahmad Syarief.

​Ia menambahkan, IPNU Kalsel berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada agenda kaderisasi dan pendidikan, tetapi juga selalu sigap merespons isu-isu sosial serta kebencanaan di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Kesiapan Pilkades Serentak 2022 Di Martapura Barat

​Selain itu, Syarief turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Banjar atas dukungan dan kerja sama yang terjalin.

​“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Banjar atas sinergi yang terbangun antara PW IPNU Kalsel dan Pemkab Banjar. Ini bukti nyata kolaborasi yang solid antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam menghadapi situasi sulit,” tambahnya.

​Proses distribusi air bersih berlangsung dengan lancar, tertib, dan aman hingga selesai.