KBK.NEWS, MARTAPURA — Pemerintah pusat menyalurkan bantuan untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Rp1, 23 triliun dan Kabupaten Banjar termasuk yang terparah di Kalsel mendapat Rp20 miliar dan langsung cair.

Bantuan dari pemerintah pusat yang diterima Kabupaten Banjar sebesar Rp20 miliar tersebut dibenarkan Bupati Banjar Saidi Mansyur. Namun ia belum merinci bagaimana bantuan tersebut digunakan untuk pemadaman Karhutla di wilayah Kabupaten Banjar yang dinilai terparah di Kalsel.

“Ya benar pemerintah pusat membantu Kabupaten Banjar untuk mengatasi Karhutla,” tulisnya singkat saat dikonfirmasi tentang masuknya dana Rp20 miliar ke Pemkab Banjar, Kamis (22/10/2026) malam.

Nilai Bantuan Pemerintah Pusat untuk menangani Karhutla di Kalsel (foto Ist).

Sebelumnya atau beberapa jam yang lalu pemerintah secara resmi menyalurkan bantuan dana sebesar Rp1,23 triliun untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh provinsi terdampak.

​Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono, menyatakan bahwa penyaluran dana tahap kedua telah ditransfer pada Kamis (22/10/2026). Sebelumnya, pencairan tahap pertama telah dimulai sejak 7 September 2026.

BACA JUGA :  Kabut Asap Kian Parah, Anggota DPRD Banjar Kursani Dorong Sekolah Terdampak Diliburkan

​”Hari ini bantuan pemerintah pusat tahap kedua sudah ditransfer. Total bantuan secara keseluruhan mencapai Rp1,235 triliun,” ujar Sugiono dalam keterangan resminya.

​Adapun tujuh provinsi penerima bantuan tersebut mencakup Sumatra Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Selain tingkat provinsi, anggaran ini juga dialokasikan langsung kepada 35 pemerintah kabupaten/kota yang terdampak.