KBK.News, SAMARINDA– Ketua Umum Pengurus Besar (PB) DPP Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (GEPAK) Abraham Ingan, SH menegaskan perluasan makna Asli menjadi Asal tanpa mengubah nama GEPAK.

Penegasan itu untuk merangkul semua orang Kalimantan dimanapun berada, sekaligus mendukung penuh program pemerintah sejak ditetapkannya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Hal itu disampaikannya usai rapat koordinasi bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) se-Kalimantan di salah satu hotel di Samarinda, Kaltim, Jum’at (23/10/2026) malam.

Agenda tersebut membahas peringatan HUT ke-25 GEPAK, perluasan makna organisasi, dan usulan 11 program.

Rapat dihadiri Ketua DPW se-Kalimantan meliputi Kalsel, Kaltim selaku tuan rumah, Kalbar, Kalteng, dan Kaltara.

Menurut Abraham, poin penting pertemuan adalah rencana puncak HUT ke-25 yang akan dihadiri seluruh Ketua DPW se-Kalimantan beserta jajaran, serta Gubernur Kaltim dengan perkiraan peserta 800 hingga 1.000 orang. Acara akan diisi pelestarian budaya dan tarian tradisional khas Kalimantan.

“Jadi perluasan makna Asli menjadi Asal, ini usulan penting dari DPW Kalsel yang disepakati bersama. Tujuannya agar organisasi tidak terkesan eksklusif, melainkan merangkul siapa saja yang lahir, hidup, dan bertumbuh di Kalimantan,” ungkap Abraham.

Ia menegaskan, siapapun yang pernah tinggal dan menjadi orang Kalimantan boleh bergabung. Dengan semangat GEPAK untuk Indonesia, organisasi terpanggil untuk Indonesia.

Terkait dukungan terhadap pemerintah, GEPAK berkomitmen mendukung program-program pemerintah sejalan dengan keberadaan IKN sebagai masa depan Indonesia. GEPAK senantiasa menjunjung tinggi hukum positif, etika budaya, dan adat istiadat.

BACA JUGA :  FKPWK Soroti Dugaan Ketidakmerataan Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Kalsel

“GEPAK untuk Indonesia, IKN masa depan Indonesia,” tegasnya.

Acara puncak HUT ke-25 rencananya akan dilangsungkan di kawasan Stadion Bumi Sempaja, Kota Samarinda. Nantinya akan ada deklarasi perluasan makna tersebut.

“Kita bersyukur melewati 25 tahun dengan suka duka. Pemikiran ke depan untuk memperluas sesuai perkembangan zaman,” ucap Abraham.

Sementara Ketua DPW GEPAK Kalsel H Junaidi didampingi Sekjen Mahlan Kusairi mengatakan, perluasan makna Asli menjadi Asal jangan dimaknai seolah hanya orang Kalimantan yang hidup di tanah Borneo.

“GEPAK untuk Indonesia itu yang peduli dan terpanggil untuk Kalimantan,” sebut Ketua Pembina DPD Forum Kerukunan Peduli Warga Kalimantan (FKPWK) ini.

Menurutnya, dengan perluasan makna ini, orang asal Kalimantan dimanapun berada baik di nasional maupun internasional agar terpanggil ke Kalimantan. Nama GEPAK tetap, tidak diubah singkatannya.

Dari Kalsel juga mengusulkan adanya deklarasi yang melanjutkan inspirasi rakyat Kalimantan pada tahun 2007 lalu. Selain itu ada 11 program hasil masukan semua DPW GEPAK yang akan disepakati untuk dilaksanakan.