​SAMPIT, KBK.NEWS — Operasional penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, kembali dibuka secara bertahap mulai Jumat (30/10/2026). Langkah ini diambil setelah kondisi jarak pandang penerbangan dinyatakan mulai membaik berdasar pemantauan cuaca oleh BMKG setempat.

​Sebelumnya, akibat kabut asap tebal yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), aktivitas penerbangan di bandara tersebut sempat terhenti total sejak 23 September hingga 29 Oktober 2026.

​Perwakilan pihak bandara, Alfiansyah, mengonfirmasi bahwa seiring membaiknya jarak pandang, sejumlah maskapai penerbangan mulai menjadwalkan ulang rute dari dan menuju Sampit.

​”Setelah kondisi jarak pandang mulai membaik dan dilakukan pemantauan terhadap kondisi operasional oleh BMKG Kotawaringin Timur, penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit kembali beroperasi secara bertahap,” ujar Alfiansyah, dikutip dari Antara.

​Jadwal Pengoperasian Maskapai

​Maskapai Wings Air menjadi armada pertama yang kembali mengudara melayani rute Surabaya–Sampit (PP) pada Jumat (30/10/2026). Pesawat dijadwalkan berangkat dari Surabaya pukul 11.45 WIB dan mendarat di Sampit pukul 13.25 WIB, lalu kembali terbang ke Surabaya pada pukul 13.50 WIB.

​Menyusul Wings Air, maskapai Super Air Jet (SAJ) dijadwalkan kembali melayani penerbangan rute Jakarta–Sampit (PP) mulai 1 November 2026. Pesawat berangkat dari Jakarta pukul 12.35 WIB dan tiba di Sampit pukul 14.10 WIB, kemudian terbang kembali ke Jakarta pukul 14.50 WIB.

BACA JUGA :  Kebakaran Lahan Mengancam Kebun Karet di Martapura, Petani Jaga Lahan Sehari Semalam

​Sementara itu, NAM Air dipastikan kembali melayani rute Sampit–Surabaya mulai 4 November 2026, dengan jadwal keberangkatan dari Sampit pukul 13.05 WIB dan mendarat di Surabaya pukul 14.10 WIB.

​Utamakan Keselamatan dan Himbauan Penumpang

​Alfiansyah menegaskan bahwa pihak pengelola bandara terus berkoordinasi intensif dengan BMKG untuk memperbarui data cuaca dan visibilitas udara demi menjamin keselamatan penerbangan.

​Meski penerbangan sudah kembali dibuka, jadwal sewaktu-waktu masih dapat berubah menyesuaikan dinamika cuaca di lapangan serta kebijakan operasional masing-masing maskapai.

​Oleh karena itu, calon penumpang diimbau untuk tidak hanya berpatokan pada jadwal rilis resmi, tetapi juga aktif memeriksa status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi atau layanan pelanggan maskapai sebelum menuju ke bandara.