Anggota DPR RI H. Muhammad Rofiqi Bantu Lunasi Biaya Persalinan Warga Kurang Mampu di RSUD Ratu Zalecha
KBK.NEWS MARTAPURA — Anggota DPR RI H. Muhammad Rofiqi memberikan bantuan kepada Hidayah (39) Warga Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura yang meminta bantuan melalui media sosial, karena tidak punya biaya seteleh melahirkan di RSUD Ratu Zalecha Martapura.
Seorang ibu bernama Hidayah melahirkan seorang namun ia tidak punya biaya sehingga ia meminta bantuan kepada warga agar bisa membayar biaya persalinan di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Permohonan bantuan untuk biaya melahirkan atau persalinan tersebut diketahui anggota DPR RI H. Muhammad Rofiqi dan ia kemudian membantu warga Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar ini.
“Alhamdulillah ibu yang melahirkan sudah selamat. Sedangkan biaya persalinan atau melahirkan saya punya rejeki dari Allah SWT untuk membantu sesama dan sudah dibayarkan ke RSUD Ratu Zalecha Martapura,” ujar anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra ini kepada kbk.news melalui sambungan telepon, Sabtu (22/8/2026) sore.
Pada kesempatan ini Rofiqi juga menyampaikan tentang keprihatinannya terhadap nasib yang dialami Hidayah. Ia berharap kedepan semua pihak terkait untuk sama-sama membantu pelayanan kesehatan dasar terhadap masyarakat tidak mampu termasuk penanganan biaya persalinan di rumah sakit.
“Melalui kebersamaan, kekeluargaan, solidaritas dan peduli terhadap masyarakat kurang mampu serta mari kita saling bantu, maka tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan,” imbuh politisi muda asal Kota Martapura, Kabupaten Banjar ini.
Terpisah, Hidayah bersama suaminya Muhammad Riski menyampaikan ucapan terima kasih kepada H. Muhammad Rofiqi, karena telah membantu melunasi biaya bersalin di RSUD Ratu Zalecha Martapura.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Muhammad Rofiqi yang telah membantu melunasi biaya melahirkan di rumah sakit. Kami doakan semoga Bapak H. Muhammad Rofiqi sehat dan sukses selalu,” ujar Hidayah dan Rizki.
Sebelumnya Hidayah menyampaikan permohonan bantuan kepada masyarakat, karena ia tidak mampu membayar biaya persalinan sebesar Rp13 juta lebih di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Ia baru bisa keluar membawa anak perempuan yang dilahirkan setelah membayar uang jaminan Rp500 ribu kepada pihak rumah sakit.
















