Asap Karhutla Selimuti Tumbang Nusa, Helikopter Water Bombing Terus Beroperasi
KBK News, PULANG PISAU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, masih menjadi perhatian serius. Asap tebal terlihat membumbung tinggi dari lokasi kebakaran dan dapat disaksikan jelas dari Jembatan Tumbang Nusa.
Pantauan di lapangan, Senin (3/8/2026), helikopter water bombing tampak terus bolak-balik menjatuhkan air ke titik-titik api yang berada di kawasan lahan gambut. Operasi pemadaman udara dilakukan untuk membantu tim gabungan yang berjibaku dari jalur darat.
Pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta berbagai unsur terkait terus mengintensifkan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke wilayah lain. Pulang Pisau bersama Kota Palangka Raya kini menjadi salah satu wilayah prioritas penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.
Berdasarkan informasi terbaru, kebakaran di kawasan Tumbang Nusa telah menghanguskan lahan gambut yang cukup luas sehingga pemerintah daerah mengusulkan penambahan armada helikopter water bombing. Status Siaga Darurat Karhutla di Kalimantan Tengah juga telah diberlakukan hingga 31 Oktober 2026 untuk mengantisipasi meningkatnya ancaman kebakaran selama musim kemarau.
BNPB menegaskan penggunaan helikopter water bombing akan lebih efektif dilakukan sejak awal munculnya titik api agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas dan sulit dikendalikan.
Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
Pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menghindari bencana kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan, lingkungan, hingga aktivitas masyarakat selama musim kemarau
