Bukan Sekadar Film, Pirunduk Salurkan Bantuan untuk Relawan Karhutla di Kabupaten Banjar
MARTAPURA, KBK.NEWS – Di tengah perjuangan melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang melanda Kalimantan Selatan, kepedulian terhadap para relawan terus mengalir. Kali ini, dukungan datang dari industri perfilman melalui bantuan yang disalurkan untuk relawan Buser 690 Banjar, Minggu (18/10/2026)
Bantuan tersebut merupakan sumbangan dari Pentana Productions, Pichouse Films, dan Bimasakti, yang diserahkan kepada MD Productions berkolaborasi dengan film Pirunduk untuk membantu para relawan karhutla di Kalimantan Selatan, khususnya yang bertugas di wilayah Kabupaten Banjar.
Dukungan ini menjadi bentuk kepedulian insan perfilman terhadap perjuangan para relawan dan petugas di lapangan yang terus berupaya menangani karhutla demi mengurangi dampak kabut asap bagi masyarakat.
Ketua Buser 690 Banjar, M Hasan Hamdan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan tersebut, terutama kepada H Rehan yang turut menunjukkan kepeduliannya terhadap para relawan.
“Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada pihak film Pirunduk dan seluruh pihak yang telah memberikan bantuan kepada relawan kami. Tentunya bantuan ini sangat berarti bagi kawan-kawan yang sedang bertugas di lapangan,” ujar Hasan Hamdan.
Menurutnya, kepedulian berbagai pihak sangat berarti dalam memberikan dukungan moral kepada relawan yang masih berjuang menghadapi karhutla dan kabut asap di Kalimantan Selatan.
Hasan juga berharap film Pirunduk, sebagai karya asli Banua, dapat meraih kesuksesan dan semakin dikenal masyarakat luas.
“Semoga film asli Banua ini laris dan sukses karena turut mengangkat nama daerah kita. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, para relawan dan petugas di lapangan semakin bersemangat untuk terus berjuang demi langit Banua kembali biru,” ungkapnya.
Di sisi lain, Hasan turut menyinggung dukungan penanganan karhutla di Kabupaten Banjar. Ia menyebut pihaknya belum mendapatkan bantuan dari Presiden untuk penanganan karhutla di wilayah tersebut.
“Karena di tempat kita, Kabupaten Banjar, tidak mendapatkan bantuan dari Presiden. Maka kepedulian dari berbagai pihak seperti ini tentu sangat kami syukuri,” katanya.
Meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan, Hasan menegaskan para relawan Buser 690 Banjar tetap berkomitmen menjalankan tugas kemanusiaan untuk membantu penanganan karhutla dan mengurangi dampak kabut asap yang dirasakan masyarakat.
Ia pun kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, terutama Pentana Productions, Pichouse Films, Bimasakti, MD Productions, serta pihak film Pirunduk yang berkolaborasi dalam penyaluran bantuan tersebut.
“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih, terkhusus kepada Bapak H Rehan yang telah membantu relawan-relawan kami. Semoga segala kebaikan ini mendapatkan balasan yang berlipat ganda,” tutupnya.
Kepedulian tersebut menjadi bukti bahwa kontribusi dalam menghadapi bencana tidak hanya datang dari pemerintah dan petugas penanggulangan bencana, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat, termasuk industri perfilman.
Di tengah perjuangan melawan karhutla dan kabut asap, kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat terus memperkuat semangat para relawan agar Kalimantan Selatan segera terbebas dari kepungan asap dan langit Banua kembali biru.
