MV Haida Tiba di Trisakti Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Transport 8
BANJARMASIN, KBK.News – Kapal MV Haida yang terlibat dalam operasi penyelamatan korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 akhirnya bersandar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, sekitar pukul 18.00 WITA, Minggu (13/9/2026). Kedatangan kapal tersebut membawa harapan baru setelah berhasil mengevakuasi 69 korban selamat dari tragedi di Perairan Laut Jawa.
Sesaat setelah kapal merapat, proses evakuasi berlangsung cepat dan terorganisir. Puluhan penyintas langsung diarahkan menuju ruang induk Terminal Pelabuhan Trisakti yang telah disiapkan sebagai posko penanganan medis darurat.
Di dalam ruangan, petugas kesehatan gabungan dari Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Kesehatan, Basarnas, dan tim medis lainnya bergerak tanpa henti memeriksa kondisi setiap korban. Satu per satu penyintas mendapatkan pemeriksaan awal di atas tempat tidur lipat yang telah disusun berjajar.
Sejumlah korban yang mengalami sesak napas, trauma berat, hingga penurunan kesadaran segera memperoleh penanganan intensif. Tabung oksigen, penyangga leher (neck collar), infus, serta pemeriksaan tanda-tanda vital dilakukan untuk memastikan kondisi mereka tetap stabil sebelum diputuskan apakah perlu dirujuk ke rumah sakit.
Suasana di posko evakuasi dipenuhi rasa haru. Di balik kesibukan tim medis, keluarga korban tampak menunggu dengan penuh kecemasan, berharap bisa segera bertemu kerabat yang berhasil selamat dari musibah tersebut.
Untuk menjaga kelancaran proses penanganan, aparat Kepolisian bersama petugas keamanan pelabuhan membatasi akses keluar-masuk area medis. Langkah itu dilakukan agar tim kesehatan dapat bekerja maksimal tanpa gangguan.
Sementara itu, di kawasan dermaga, deretan ambulans telah bersiaga sejak sebelum MV Haida tiba. Petugas gabungan TNI-Polri, Basarnas, serta relawan bersiap mengantarkan korban yang membutuhkan perawatan lanjutan menuju sejumlah rumah sakit di Kota Banjarmasin.
Hingga Minggu malam, operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan tetap menyisir perairan Laut Jawa untuk mencari korban lainnya, sementara penanganan terhadap para penyintas di Pelabuhan Trisakti terus dilakukan secara bertahap.
