Perbarui Data Bansos Lewat Aplikasi Perlinsos, Pembakal Tiwingan Lama Apresiasi Kemudahan Pendataan
KBK.NEWS, MARTAPURA – Pemerintah terus berupaya meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) melalui pembaruan data menggunakan aplikasi Perlinsos dari Kementerian Sosial (Kemensos). Pendataan ulang ini dilakukan untuk memastikan bantuan sosial pada 2027 mendatang dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerima, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan pendataan ulang tersebut turut dilaksanakan di Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Dalam pelaksanaannya, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Ibu Nana, mendampingi proses pendataan warga melalui aplikasi Perlinsos.
Nana menjelaskan, pendataan ulang penerima bansos sebenarnya sudah lama dilaksanakan. Namun, penggunaan aplikasi baru dari pemerintah menjadi salah satu pembaruan dalam proses pendataan, yang nantinya menjadi bahan untuk data penerima bantuan sosial tahun 2027.
Pembakal Tiwingan Lama, Julpani, menyambut baik penerapan aplikasi tersebut. Menurutnya, sistem digital ini dapat mempermudah proses pendataan sekaligus memangkas waktu yang dibutuhkan petugas maupun masyarakat.
“Kami sangat mendukung pembaruan data ini. Dengan aplikasi tersebut, masyarakat bisa melihat data masing-masing melalui HP, sehingga prosesnya lebih mudah dan tidak menyulitkan warga,” ujar Julpani.
Ia menilai, pemanfaatan teknologi dalam pendataan bansos merupakan langkah positif untuk meningkatkan efisiensi pelayanan di tingkat desa. Selain mempercepat proses, sistem ini juga diharapkan membantu memastikan data penerima bantuan lebih akurat.
“Intinya, ini lebih memangkas waktu dan meringankan proses pendataan. Kami dari desa sangat mengapresiasi kegiatan ini,” katanya.
Julpani juga mengapresiasi kepedulian para petugas yang terlibat dalam proses pembaruan data tersebut. Ia berharap pendataan dilakukan secara teliti agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.
“Kami dari desa memberikan apresiasi luar biasa. Para petugas sangat peduli dengan warga. Harapan kami, melalui pembaruan data ini, penyaluran bansos bisa semakin tepat sasaran dan tidak ada warga yang seharusnya berhak justru terlewat,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Aranio turut hadir dan mengikuti proses pendataan. Kehadiran unsur kepolisian menjadi bagian dari keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung kegiatan di desa.
Pembaruan data penerima bansos diharapkan dapat menjadi langkah penting untuk meningkatkan ketepatan sasaran program bantuan pemerintah. Dengan data yang lebih mutakhir, penyaluran bantuan pada 2027 mendatang diharapkan semakin sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
