Kantor Berita Kalimantan
Home » Syaifullah Tamliha : Artefak Peninggalan Nabi Muhammad Banyak Yang Palsu
BUDAYA

Syaifullah Tamliha : Artefak Peninggalan Nabi Muhammad Banyak Yang Palsu

IMG 20200128 163941
Syaifullah Tamliha : Artefak Nabi Muhammad SAW Banyak Yang Palsu

Anggota DPR RI Syaifullah Tamliha Artefak Peninggalan Nabi Muhammad Banyak Yang Palsu dan Masyarakat Perlu Hati-Hati Agar Tidak Mudah Tertipu (28/1/2020).

Anggota DPR RI Asal Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan, Syaifullah Tamliha memberikan tanggapan atas berita pameran artefak Nabi Muhammad SAW yang akan digelar di Martapura, Kabupaten Banjar. Menurut Syaifullah Tamliha, ia sudah berkeliling ke berbagai penjuru dunia dan artefak asli hanya ada di beberapa negara.

Baca Juga : Guru Khalil Siapkan Pameran Artefak Rasulullah di Martapura

Pertama, Madinah, Arab Saudi, yaitu makam dan mesjid Raudah. Jutaan orang per hari shalat dan berziarah di tempat. Kedua, Masjid Sayyina Husein RA (cucu Rasulullah yg dipenggal kepalanya pada peristiwa perang di Karbala).

“Ratusan ribu orang tiap hari solat dan mengunjungi museum peninggalan Rasulullah berupa rambut, jenggut, baju dan pedang Rasulullah. Pengunjung setianya ke tempat ini sebagian besae adalah aliran Islam Sunni dan Syiah,” ujar Politisi Senior PPP Kalsel ini.

Anggota Komisi I DPR RI ini yang Ketiga, ada di Yordania, yakni terdapat surat asli Rasulullah kepada Kaisar Romawi yang sampai akhirnya Sang Kaisar masuk Islam. Surat ini terdapat di Komplek Istana Raja Abdullah, dan juga ada pohon yg menjadi tempat berteduh Rasulullah saat mengikuti paman beliau Abu Thalib berdagang ke negeri Syam.

“Pohon ini masih hidup sampai sekarang,” terangnya.

Selanjutnya yang Keempat di Istanbul Turky, terdapat baju Rasulullah, pedang Rasulullah, baju Siti Fatimah RA dan Baju Sayyidina Hasan RA dan lainnya.

Itu semua disimpan oleh Raja Ottoman (ketika Kerajaan Islam menguasai Timur Tengah dan Eropa. Jadi saya hanya mengingatkan agar
masyarakat jangan pernah percaya dengan atas nama ‘bersertifikat’. Hanya Rasulullah SAW yang bisa memberikan sertifikat milik Beliau dan hal itu mustahil,” pungkas Syaifullah Tamliha.

Leave a Comment

KANTOR BERITA KALIMANTAN
KBK - Kantor Berita Kalimantan Info Khas Kalimantan