KBK.News, MARTAPURA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar mulai mematangkan persiapan pengamanan dan pelayanan kesehatan untuk kegiatan rutin malam Senin 5 Rajab 1448 Hijriah di Martapura, 

Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengamanan Kesehatan kegiatan rutin malam Senin 5 Rajab 1448 H Sekumpul yang digelar di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Senin (5/10/2026).

Rakor tersebut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan serta rumah sakit dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Selain itu, turut dilibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, rumah sakit pemerintah maupun swasta, serta sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Selaku tuan rumah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr H Noripansyah, mengatakan rapat koordinasi digelar lebih awal sebagai bagian dari persiapan pelayanan kesehatan menghadapi kegiatan 5 Rajab.

“Rapat koordinasi ini bagaimana nanti pelaksanaan operasional pelayanan kesehatan momen 5 Rajab. Walaupun tanggalnya masih belum ditetapkan, kita melakukan persiapan terlebih dahulu, sekitar dua bulan sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Noripansyah, pola persiapan tahun ini pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, pihaknya tetap melakukan penyesuaian karena jumlah jemaah diperkirakan terus mengalami peningkatan.

Dalam rakor tersebut, Dinkes Banjar mengundang sekitar 150 unsur terkait dari jajaran kesehatan di Kalimantan Selatan.

“Kalau tidak salah sekitar 150 instansi, mulai dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, termasuk Dinas Kesehatan Provinsi, rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, FKTP, dan klinik-klinik kesehatan,” katanya.

Noripansyah menambahkan, sejumlah pihak juga menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi sebagai relawan dalam memberikan pelayanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

Sebagai tuan rumah, Dinkes Kabupaten Banjar juga menyiapkan dukungan logistik kesehatan lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah jemaah yang hadir.

BACA JUGA :  Lanjutkan Proyek RS Tipe D Gambut, Dinkes Banjar Kembali Gandeng Kejari untuk Pendampingan Hukum

“Karena jumlah jemaah setiap tahun bertambah, kami harus menyiapkan obat-obatan. Khususnya kami sebagai tuan rumah Kabupaten Banjar menyiapkan lebih dari tahun kemarin,” jelasnya.

Selain obat-obatan, persiapan juga mencakup bahan habis pakai serta berbagai kebutuhan penunjang pelayanan kesehatan di lapangan.

“Termasuk bahan habis pakai, obat-obatan, obat-obatan yang dibutuhkan di lapangan, minyak kayu putih dan lainnya juga kami siapkan lebih banyak daripada persiapan tahun kemarin,” lanjutnya.

Sementara itu, terkait dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Noripansyah mengatakan pihak provinsi memiliki peran penting dalam mengoordinasikan dukungan lintas sektor.

Menurutnya, Dinkes Provinsi Kalsel akan membantu mengoordinasikan jajaran terkait, termasuk unsur kesehatan dari berbagai pihak yang nantinya terlibat dalam pengamanan kegiatan.

“Karena Dinas Kesehatan Provinsi sebagai induk kami, tentu kami membutuhkan dukungan dalam memitigasi dan mengoordinasikan seluruh jajaranisasi,” katanya.

Dukungan tersebut, lanjutnya, termasuk koordinasi dengan unsur terkait seperti TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Udara, serta penyiapan obat-obatan dan logistik kesehatan untuk mendukung operasional pelayanan selama kegiatan 5 Rajab.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak jauh hari, Dinkes Banjar berharap seluruh kebutuhan pelayanan kesehatan dapat terkoordinasi dengan baik saat pelaksanaan kegiatan, terutama mengantisipasi meningkatnya jumlah jemaah yang datang ke Martapura.