KBK BANJARMASIN – Eksistensi Bahasa Banjar di kalangan generasi muda Kalimantan Selatan kini kian memprihatinkan. Penggunaan bahasa ibu ini dalam tutur lisan maupun tulisan semakin tergerus zaman. Di lingkungan sekolah, pembelajaran Bahasa Banjar sebagai muatan lokal belum berjalan optimal sehingga hasilnya belum sesuai harapan.

​Upaya pelestarian melalui media massa—baik cetak, elektronik, maupun digital—juga masih minim. Meski sebagian media menyelipkan Bahasa Banjar dalam pemberitaan atau dialog, penggunaannya kerap tidak baku akibat tercampur Bahasa Indonesia. Bahkan, marak ditemui penulisan naskah berita yang sengaja mencampuradukkan kedua bahasa demi mengejar kesan gaul atau gaya. Praktik ini dinilai justru merusak tatanan Bahasa Banjar itu sendiri.

​Hingga saat ini, belum ada langkah strategis dan komprehensif dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk memperkuat pelestarian bahasa daerah. Diharapkan ke depan ada kebijakan nyata agar Bahasa Banjar tetap menjadi pilar jati diri dan identitas budaya lokal, bersanding dengan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi pemerintahan dan persatuan.

​Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian bahasa ibu di Banua, berikut disajikan panduan ringkas dan entri Kamus Bahasa Banjar. Pembaca dapat menyimpan atau menyalin catatan ini untuk memperkaya kosa kata dalam berkomunikasi sehari-hari.

​Perbedaan Varian: Banjar Hulu dan Banjar Kuala

​Bahasa Banjar terbagi menjadi dua varian utama, yaitu Banjar Hulu dan Banjar Kuala. Berikut beberapa contoh perbandingan kosakatanya:

  • ​Arai (Hulu) / Himung (Kuala) : gembira
  • ​Hagan (Hulu) / Gasan (Kuala) : untuk
  • ​Tiring / Tingau (Hulu) / Lihat (Kuala) : melihat; menoleh
  • ​Bungas (Hulu) / Langkar (Kuala) : cantik
  • ​Balalah (Hulu) / Bakunjang (Kuala) : bepergian; jalan-jalan
  • ​Lingir (Hulu) / Tuang (Kuala) : menuang
  • ​Tuti (Hulu) / Tadi (Kuala) : tadi
  • ​Ba-ugah (Hulu) / Ba-jauh (Kuala) : menjauh
  • ​Macal (Hulu) / Nakal (Kuala) : nakal
  • ​Balai (Hulu) / Langgar (Kuala) : surau; musholla
  • ​Tutui (Hulu) / Catuk (Kuala) : memukul dengan palu
  • ​Tukui (Hulu) / Periksa (Kuala) : memeriksa
  • ​Padu (Hulu) / Dapur (Kuala) : dapur
  • ​Kau’u (Hulu) / Nyawa (Kuala) : kamu
  • ​Diaku (Hulu) / Unda (Kuala) : aku
  • ​Disia (Hulu) / Disini (Kuala) : di sini
  • ​Bat-ku (Hulu) / Ampun-ku (Kuala) : kepunyaanku
  • ​Bibit (Hulu) / Ambil (Kuala) : mengambil
  • ​Ba-cakut (Hulu) / Ba-kalahi (Kuala) : berkelahi
  • ​Diang (Hulu) / Galuh (Kuala) : panggilan untuk anak perempuan
  • ​Nini Laki (Hulu) / Kayi (Kuala) : kakek
  • ​Utuh (Hulu) / Nanang (Kuala) : panggilan untuk anak laki-laki
  • ​Uma (Hulu) / Mama (Kuala) : ibu
  • ​Hingkat (Hulu) / Kawa (Kuala) : bisa; mampu
  • ​Puga (Hulu) / Hanyar (Kuala) : baru
  • ​Salukut (Hulu) / Bakar (Kuala) : membakar
  • ​Kasalukutan / Kamandahan (Hulu) / Kagusangan (Kuala) : kebakaran
  • ​Tajua (Hulu) / Ampih (Kuala) : berhenti
  • ​Bapandir (Hulu) / Bepéndér (Kuala) : berbicara
  • ​Acil Laki (Hulu) / Amang / Paman (Kuala) : paman

​KAMUS BAHASA BANJAR (A – Z)

​Keterangan Kelas Kata:

(n) = Nomina (Kata Benda) | (v) = Verba (Kata Kerja) | (adj) = Adjektiva (Kata Sifat) | (adv) = Adverbia (Kata Keterangan) | (prn) = Pronomina (Kata Ganti)

 

​A

  • ​Abut (adj) : gelisah; tidak tenang dalam bekerja.
  • ​Acan (n) : terasi; belacan.
  • ​Ading (n) : adik.
  • ​Alun (adj) : lemah lembut.
  • ​Ambin (n) : terasi rumah; selasar.
  • ​Ambung (v) : lambung; melempar ke atas.
  • ​Ampah (n) : arah; tujuan.
  • ​Ampal (n) : olahan olahan daging/ayam yang dipotong tebal.
  • ​Ampar (v) : hampar; membentang.
  • ​Ampih (v/adj) : berhenti; selesai; sembuh dari sakit.
  • ​Ampik (v) : tepuk tangan.
  • ​Ampun (n/prn) : pemilik; kepunyaan.
  • ​Amun / Mun (konj) : jika; kalau.
  • ​Ancak (n) : keranjang atau tempat barang di bagian belakang sepeda.
  • ​Ancap (adj) : cepat; lekas.
  • ​Andak (v) : meletakkan; menaruh.
  • ​Andah (n) : tempat singgah atau tumpangan sementara.
  • ​Andika (prn) : Anda; panggilan hormat kepada lawan bicara.
  • ​Anggal (adj) : pekerjaan yang terbengkalai/tidak diselesaikan.
  • ​Anggung (v) : mengangkat; membawa beban.
  • ​Angkal (adj) : dangkal; tidak dalam.
  • ​Angsung / Angsul (n) : uang kembalian hasil berbelanja.
  • ​Anjung (v) : menunjang tinggi; menjulang.
  • ​Anum (adj) : muda.
  • ​Apik (adj) : cermat; rapi; terawat.
  • ​Arai (adj) : senang; gembira.
  • ​Aruh (n) : kenduri; pesta adat.
  • ​Asaan (adj) : merasa malu-malu.
  • ​Atang (n) : tempat memasak; tungku dapur kayu.
  • ​Atar (v) : antar; mengantarkan.
  • ​Atawa (konj) : atau.
  • ​Auhi (v) : memanggil dengan suara keras; berteriak memanggil.
  • ​Aur (adj) : sibuk; terganggu.
  • ​Awak (n) : tubuh; badan.
  • ​Awan / Lawan / Wan (konj/p) : dan; dengan; bersama.
  • ​Awau (n) : gema; gaung.
  • ​Awit (adj) : awet; tahan lama.
  • ​Ayan (n) : baskom kecil dari logam/aluminium.
  • ​Ayuha (p) : baiklah; marilah.

​B

  • ​Baaci / Baasi (v) : bersungguh-sungguh memulai pekerjaan.
  • ​Baadu (v) : bertanding; melapor.
  • ​Baaga (v) : anak kecil yang sedang belajar berbicara.
  • ​Baal (adj) : lembap; belum kering benar.
  • ​Baampik (v) : bertepuk tangan.
  • ​Baanda (v) : menumpang atau singgah sementara.
  • ​Baasa (v) : mengulang kembali dari awal.
  • ​Baastilah (v/adv) : melakukan sesuatu dengan perencanaan matang.
  • ​Babak (v) : membuka ikatan, jahitan, atau susunan.
  • ​Babat (v) : ikat; membebat.
  • ​Babau (adj) : berbau.
  • ​Babaya (adv) : hampir; nyaris.
  • ​Bacalumut (adj) : belepotan; comot.
  • ​Bacuring / Bacurit (adj) : kotor bergaris-garis.
  • ​Badadas (adv) : tergesa-gesa; cepat-cepat.
  • ​Badangkak (v) : berjongkok.
  • ​Badapatan (v) : bertemu; berjumpa.
  • ​Badarau (v) : bergotong-royong bersama-sama.
  • ​Bagadang (v) : bergadang; tidak tidur semalaman.
  • ​Bagamat (adv) : perlahan-lahan; santai.
  • ​Bagana (v) : tinggal; berdiam diri di suatu tempat.
  • ​Bagarit (v) : berburu.
  • ​Bagaya (v) : bercanda; bergurau.
  • ​Bagulir (v) : bergulingan; menggelinding.
  • ​Bahalolong (v) : melolong keras.
  • ​Bahaman (n) : gigi geraham.
  • ​Bahambur (v/adj) : berserakan; bertaburan.
  • ​Bahanu (adv) : kadang-kadang.
  • ​Baharaan (adv) : mudah-mudahan; semoga.
  • ​Bahari (n/adj) : zaman dahulu; kuno.
  • ​Bahaul (v) : mengadakan peringatan haul/kenduri arwah.
  • ​Bahimat (adv) : bersungguh-sungguh; sekuat tenaga.
  • ​Bahinak (v) : bernapas.
  • ​Bahinip (v) : bersembunyi; mengheningkan diri.
  • ​Bahira (v) : buang air besar.
  • ​Bahiri (adj) : iri hati; dengki.
  • ​Bahujung (v/adj) : mendapat keuntungan.
  • ​Baigal (v) : menari-nari.
  • ​Baimbai / Baumbai (adv) : bersama-sama; berdampingan.
  • ​Baindah (v) : menolak permintaan; beralasan.
  • ​Baisi (v) : memiliki; mempunyai.
  • ​Baisukan (n/adv) : pagi-pagi hari.
  • ​Baisur (v) : pamit untuk pulang.
  • ​Bajimusan (adj) : basah kuyup.
  • ​Bajungkuk (v) : membungkuk.
  • ​Bajurut (v/adj) : berderet-deret.
  • ​Bakajal (v) : berdesak-desakan.
  • ​Bakajut (adv) : secara tiba-tiba; serta-merta.
  • ​Bakakat (v) : merangkak.
  • ​Bakamih (v) : kencing; buang air kecil.
  • ​Bakarik (adj) : habis bersih tanpa sisa.
  • ​Bakarimut (v) : berkomat-kamit.
  • ​Bakuciak / Bakuriak (v) : berteriak keras.
  • ​Bakulim (v) : berdalih; merahasiakan sesuatu.
  • ​Bakunyung (v) : berenang.
  • ​Bakuridak (adj) : sangat kotor; berkerak.
  • ​Bakuya (v) : mengadu; memberitahukan.
  • ​Balalah (v) : bepergian; melancong.
  • ​Balampas (v) : tidur tanpa alas/kasur.
  • ​Balapak (v) : duduk bersila di lantai/tanah.
  • ​Balarangan (v) : bertunangan.
  • ​Balimbai (v) : berjalan melenggang tanpa membawa apa-apa.
  • ​Bamamai (v) : dimarahi; memarahi dengan cerocos.
  • ​Banam (v) : membakar.
  • ​Bancir (n) : waria; wadam.
  • ​Bangas (adj) : bau basi/masam karena lama terendam air.
  • ​Bangat (adv) : sangat; amat.
  • ​Bangkang (adj) : merekah; terbelah.
  • ​Bangsul (v) : muncul; timbul ke permukaan.
  • ​Banih (n) : padi.
  • ​Bantas (v) : makan dengan sangat lahap (kasar).
  • ​Bantuang / Banturan (n) : cucuran atap tempat air hujan turun.
  • ​Banyu (n) : air.
  • ​Bapadah (v) : memberi tahu; izin.
  • ​Bapara (v) : datang meminang/melamar.
  • ​Bapiluk (v) : berbelok arah.
  • ​Barabah (v) : berbaring; tidur-tiduran.
  • ​Barakat (n) : oleh-oleh makanan dari acara hajatan.
  • ​Barantuk (adj) : tersusun rapi.
  • ​Barataan (prn) : semuanya; seluruhnya.
  • ​Barikit (v/adj) : menempel; lengket.
  • ​Baririt (v/adj) : berbaris panjang.
  • ​Barubutan (v) : berebutan.
  • ​Basanga (v) : menggoreng.
  • ​Basaruan (v) : mengundang; mengumpulkan tamu.
  • ​Basilih (v) : berganti pakaian.
  • ​Basurah (v) : bercerita; menceritakan sesuatu.
  • ​Batagar (adj) : berkarat.
  • ​Batakun (v) : bertanya.
  • ​Batalimpuh (v) : duduk bersimpuh.
  • ​Batamuas (v) : mencuci muka.
  • ​Batandik (v) : menari.
  • ​Batatapas (v) : mencuci pakaian.
  • ​Batatukar (v) : berbelanja.
  • ​Batianan (v/adj) : hamil; mengandung.
  • ​Batuha (v) : bertambah tua.
  • ​Batuyuk (adj) : menumpuk; melimpah.
  • ​Baulih (v) : memperoleh; mendapat hasil.
  • ​Bauling (v) : menggelengkan kepala.
  • ​Baungal (v) : bergerak sedikit.
  • ​Bawarangan (v) : berbesan.
  • ​Bayut (adj) : lambat; lamban bekerja.
  • ​Bibit (v) : mengambil; memegang.
  • ​Bida (n/adj) : beda; berbeda.
  • ​Bigi (n) : biji.
  • ​Bilungka (n) : mentimun.
  • ​Bincul (n) : benjol.
  • ​Bingking (adj) : bersolek; tampil rapi dan gaya.
  • ​Bini (n) : istri.
  • ​Bisa (adv/adj) : dapat; pandai; mahir.
  • ​Biyal (n) : bentol merah akibat gigitan serangga.
  • ​Biyuku (n) : penyu air tawar/labi-labi.
  • ​Buat (v) : memasukkan sesuatu ke dalam wadah.
  • ​Bubuhan (n) : kelompok; kalangan; sanak keluarga.
  • ​Bubungan (n) : bubungan atap rumah.
  • ​Bubus (adj) : bocor besar; jebol di bagian bawah.
  • ​Buhir (adj) : iri; dengki.
  • ​Bujur (adj/adv) : benar; betul.
  • ​Bukah (v) : berlari.
  • ​Bulik (v) : pulang; kembali.
  • ​Bumbunan (n) : ubun-ubun kepala.
  • ​Bungas (adj) : cantik; rupawan.
  • ​Bungul (adj) : bodoh.
  • ​Buntus (adj) : berlubang kecil; bocor halus.

​C

  • ​Cabur (v) : melompat/terjun ke dalam air.
  • ​Cagar (p) : untuk; supaya; bakal.
  • ​Cagat (adj) : tegak lurus.
  • ​Cakah (adj) : sombong; takabur.
  • ​Cakang (n) : cabang pohon.
  • ​Calap (v) : merendam dalam air.
  • ​Caluk (v) : merogoh; menyeluk.
  • ​Cancut (n) : celana dalam.
  • ​Cangkal (adj) : rajin; gigih; tekun.
  • ​Cangul / Cungul (v) : menampakkan diri; muncul.
  • ​Caram (v/adj) : terendam air; banjir kecil.
  • ​Catuk (v) : mengetuk; memukul dengan alat.
  • ​Cibuk (v/n) : mencedok air; gayung.
  • ​Cingkoi (adj) : lemah; tidak berdaya.
  • ​Cirat (n) : teko; ceret.
  • ​Culup (v) : mencelupkan.
  • ​Cuntan (v) : mencuri.
BACA JUGA :  Lestarikan Budaya Banjar, Organisasi Laung Kuning Hadir Ditengah Era Digital

​D

  • ​Dadai (v) : menjemur di bawah matahari.
  • ​Dadaian (n) : jemuran; tempat menjemur.
  • ​Dadang (v) : memanaskan diri dekat api.
  • ​Daham (p) : jangan.
  • ​Damaran (n) : lampu minyak/panjut tradisional.
  • ​Damia (adv) : begini.
  • ​Damintu (adv) : begitu.
  • ​Damit (adj) : kecil.
  • ​Dangkak (v) : berjongkok.
  • ​Dauh (n) : bedug besar.
  • ​Diang (n) : sebutan umum untuk anak perempuan.
  • ​Dimapa (adv) : bagaimana.
  • ​Dingsanak (n) : saudara kandung/kerabat.
  • ​Diulah (v) : dibuat; diciptakan.
  • ​Dudi (adv) : nanti; belakangan.
  • ​Dugal (adj) : nakal; jahil.
  • ​Dumul (adj) : tumpul.

​G

  • ​Gabang (n) : selimut tebal.
  • ​Gabin (n) : biskuit renyah.
  • ​Gagau (v) : meraba-raba mencari sesuatu dalam air/kegelapan.
  • ​Gair (adj) : ngeri; takut akan ketinggian.
  • ​Galapung (n) : tepung.
  • ​Ganal (adj) : besar.
  • ​Gancang (adj) : kuat; bertenaga; laju.
  • ​Gangan (n) : sayur berkuah khas Banjar.
  • ​Gani’i (v) : membantu; menolong.
  • ​Ganyir (adj) : amis.
  • ​Garing (adj) : sakit.
  • ​Gasan (p) : untuk; bagi.
  • ​Gatuk (v) : menyenggol; menyentuh.
  • ​Gawi (v/n) : kerja; pekerjaan.
  • ​Gimiti / Gimit (adv) : perlahan-lahan.
  • ​Gin (p) : jua; pun.
  • ​Gisik (v) : menggosok dengan kuat.
  • ​Guling (v) : berguling.
  • ​Gulu (n) : leher.
  • ​Guring (v) : tidur.
  • ​Gutak (v) : menggoyang-goyangkan benda.

​H

  • ​Habang (adj) : merah.
  • ​Habuk (adj/n) : abu-abu; debu.
  • ​Hadang (v) : tunggu.
  • ​Hagan (p) : untuk.
  • ​Hakun (v) : mau; bersedia.
  • ​Halat (n/v) : pembatas; sekat.
  • ​Halui (adj) : kecil.
  • ​Hambal (n) : karpet; ambal.
  • ​Hambat (v) : memukul memakai tali/rotan.
  • ​Hambin (v) : menggendong di punggung.
  • ​Handap (adj) : pendek.
  • ​Hantalu / Hintalu (n) : telur.
  • ​Hantas (n/v) : jalan pintas.
  • ​Hanyar (adj) : baru.
  • ​Hapak (adj) : berbau tidak sedap/pengap.
  • ​Haragu (v) : merawat; memelihara.
  • ​Harat (adj) : hebat; unggul.
  • ​Haring (adj) : bau pesing/busuk menyengat.
  • ​Haru (v) : mengaduk masakan.
  • ​Hatap (n) : atap.
  • ​Hibak (adj) : penuh sesak.
  • ​Higa (n) : samping; tepi.
  • ​Himung (adj) : gembira; senang hati.
  • ​Hinak (n) : napas.
  • ​Hinggan (n) : batas.
  • ​Hingkat (v) : sanggup; mampu.
  • ​Hirang (adj) : hitam.
  • ​Hiyau (v) : memanggil.
  • ​Humpil (v) : mengungkit dengan alat.
  • ​Hundang (n) : udang.

​I

  • ​Ikam (prn) : kamu (sebaya/lebih muda).
  • ​Ikung (n) : ekor.
  • ​Ilap (v) : tebus.
  • ​Ilat (n) : lidah.
  • ​Imbah / Limbah (adv) : setelah; seusai.
  • ​Impu (v) : mengasuh bayi.
  • ​Indung (n) : ibu kandung.
  • ​Inggih (p) : ya (bahasa halus/kesopanan).
  • ​Ingu (v) : memelihara ternak/hewan.
  • ​Inya (prn) : dia.
  • ​Itih (v) : mengamati dengan teliti.
  • ​Iwak (n) : ikan; lauk-pauk.

​J

  • ​Jabuk (adj) : lapuk; keropos.
  • ​Jajak (v) : menginjak.
  • ​Jaka (konj) : seandainya; jika.
  • ​Janak (adj) : tidur nyenyak.
  • ​Janar (n) : kunyit.
  • ​Japai (v) : memegang; menyentuh.
  • ​Jara (adj) : jera; kapok.
  • ​Jaring (n) : jengkol.
  • ​Jimus (adj) : basah kuyup.
  • ​Juhut (v) : menarik benang/tali.
  • ​Jujuran (n) : uang hantaran pernikahan.
  • ​Jukung (n) : perahu kayu tradisional.
  • ​Julak (n) : paman/bibi tertua (kakak orang tua).
  • ​Julung (v) : menyerahkan; memberikan.
  • ​Jumput (v) : mengambil menggunakan ujung jari.

​K

  • ​Kada (adv) : tidak.
  • ​Kadada (adv) : tidak ada.
  • ​Kadap (adj) : gelap.
  • ​Kaganangan (v/adj) : terbayang-bayang; rindu.
  • ​Kaina (adv) : nanti.
  • ​Kambang (n) : bunga.
  • ​Kambuh (v) : mencampur jadi satu.
  • ​Kanal (adj) : tebal.
  • ​Kapiting (n) : gembok; kepiting.
  • ​Karamput (v/adj) : bohong; berdusta.
  • ​Kasai (v) : mengoleskan salep/bedak.
  • ​Katuju (v/adj) : suka; gemar.
  • ​Kawa (v) : bisa; sanggup.
  • ​Kawitan (n) : orang tua kandung.
  • ​Kayi (n) : kakek.
  • ​Kijim (v) : memejamkan mata.
  • ​Kilir (v) : mengasah pisau.
  • ​Kisut (adj) : kempis; berkerut.
  • ​Kiwa (n/adj) : kiri.
  • ​Kubui (v) : menyiram air ke tubuh; mandi.
  • ​Kulir (adj) : malas.
  • ​Kumpai (n) : rumput.
  • ​Kurihing (v/n) : senyum.
  • ​Kustila (n) : pepaya.

​L

  • ​Lading (n) : pisau dapur.
  • ​Lakasi (adv) : cepatlah; lekas.
  • ​Lamak (adj) : gemuk.
  • ​Lanah (v/adj) : meleleh; cair.
  • ​Landap (adj) : tajam.
  • ​Langgar (n) : musholla; surau.
  • ​Lantih (adj) : rewel; cerewet.
  • ​Larang (adj) : mahal.
  • ​Lawang (n) : pintu.
  • ​Lawas (adj/adv) : lama (waktu).
  • ​Lihum (v/n) : tersenyum dikulum.
  • ​Likit (v) : menyalakan api.
  • ​Lingir (v) : menuang cairan ke wadah.
  • ​Lintuhut (n) : lutut.
  • ​Lulungkang (n) : jendela.
  • ​Lunta (n) : jala penangkap ikan.

​M

  • ​Macal (adj) : degil; nakal.
  • ​Madam (v) : merantau ke daerah lain.
  • ​Mahalabiu (v) : berbicara membual/ngawur.
  • ​Mahulut (v) : mengejek; mengolok-olok.
  • ​Mailangi (v) : berkunjung; bersilaturahmi.
  • ​Mamak (adj) : empuk; lembut.
  • ​Mamarina (n) : paman atau bibi.
  • ​Mandah (v/adj) : terbakar.
  • ​Manggarunum (v) : bergumam; bersungut-sungut.
  • ​Mangkir (v) : menghindar; tidak hadir.
  • ​Mangaruh (v) : mendengkur saat tidur.
  • ​Maras (adj) : kasihan; iba.
  • ​Marawa (v) : menyapa.
  • ​Marista (adj) : sedih; berduka.
  • ​Matan (p) : dari.
  • ​Mauk (adj) : pusing; mabuk.
  • ​Maulah (v) : membuat; menciptakan.
  • ​Maunjun (v) : memancing ikan.
  • ​Mayu (adj) : cukup.
  • ​Muha (n) : wajah; muka.
  • ​Muntung (n) : mulut.
  • ​Muyak (adj) : bosan; jenuh.

​N

  • ​Nahap (adj) : kokoh; kuat.
  • ​Nangguh (v) : menebak.
  • ​Napa (adv) : apa; kenapa.
  • ​Ngaran (n) : nama.
  • ​Nginum (v) : minum.
  • ​Nyaman (adj) : enak; lezat; nyaman.
  • ​Nyinggahi (v) : mampir; singgah.

​P

  • ​Pacul (v) : melepas; tanggal.
  • ​Padah (v) : memberi tahu.
  • ​Padu (n) : dapur.
  • ​Pajah (v) : memadamkan api/lampu.
  • ​Pampan (v/adj) : tersumbat; tertutup.
  • ​Pandir (v/n) : bicara; percakapan.
  • ​Parak (adj) : dekat.
  • ​Pati / Mati (adv) : tidak terlalu.
  • ​Patuh (adj) : kenal akrab.
  • ​Pian (prn) : Anda (panggilan sopan).
  • ​Picik (v) : menekan tombol.
  • ​Pisit (adj) : erat; kencang.
  • ​Puga (adj) : baru.
  • ​Pukah (adj) : patah.
  • ​Pulang (adv) : lagi; pula.
  • ​Pundut (v/n) : membungkus; bungkusan.
  • ​Pupur (n) : bedak.
  • ​Puruk (v) : memakai pakaian/sepatu.

​R

  • ​Racap (adv) : sering; kerap kali.
  • ​Ragap (v) : memeluk erat.
  • ​Rakai (adj) : rusak parah.
  • ​Rakat (adj) : rukun; akrab.
  • ​Rakungan (n) : tenggorokan.
  • ​Ranai (adj) : tenang; diam.
  • ​Ranjah (v) : menabrak.
  • ​Ratik (n) : sampah.
  • ​Ruhui (adj) : rukun; selesai dengan baik.
  • ​Rumbih (v/n) : longsor.

​S

  • ​Sahang (n) : lada; merica.
  • ​Salukut (v) : membakar.
  • ​Sambat (v) : menyebutkan nama/kata.
  • ​Sanga (v) : goreng.
  • ​Sangu (n) : bekal perjalanan.
  • ​Sarik (adj) : marah.
  • ​Saru / Saruan (v) : mengundang pesta/hajatan.
  • ​Sasirangan (n) : kain batik khas suku Banjar.
  • ​Satumat (adv) : sebentar.
  • ​Sigar (adj) : segar; sehat.
  • ​Simpurut (v) : memeluk diri sendiri karena kedinginan.
  • ​Sintak (v) : menarik dengan cepat.
  • ​Suah (adv) : pernah.
  • ​Sugih (adj) : kaya harta.
  • ​Supan (adj) : malu.

​T

  • ​Tabuk (v) : menggali lubang.
  • ​Tadas (adj) : tajam; mempan.
  • ​Tadung (n) : ular berbisa.
  • ​Tagal (konj) : tetapi; namun.
  • ​Taguk (v) : menelan.
  • ​Tajun (v) : terjun.
  • ​Takun (v) : bertanya.
  • ​Takutan (adj) : takut.
  • ​Talah (v/adj) : selesai; tamat.
  • ​Talu (num) : tiga.
  • ​Tapih (n) : kain sarung.
  • ​Tapas (v) : mencuci pakaian.
  • ​Tarai (v) : mencoba.
  • ​Tatawa (v) : tertawa.
  • ​Tawing (n) : dinding rumah.
  • ​Tiwadak (n) : cempedak.
  • ​Tugar (v) : menanam benih.
  • ​Tuha (adj) : tua.
  • ​Tukar (v) : membeli.
  • ​Tukul (n) : palu; pemukul.
  • ​Tulak (v) : berangkat; pergi.
  • ​Tunu (v) : membakar.
  • ​Tutok (v) : menumbuk bahan makanan.

​U

  • ​Ugah (v) : berpindah tempat.
  • ​Ulihan (n) : hasil perolehan.
  • ​Ulun (prn) : saya; hamba (panggilan sangat sopan).
  • ​Uma (n) : ibu.
  • ​Umai (p) : kata seru keheranan/kekaguman (amboi).
  • ​Umpat (v) : ikut serta.
  • ​Unda (prn) : aku (panggilan akrab/pergaulan).
  • ​Ungut / Terungut (v) : melamun; duduk termenung.
  • ​Unjun (n/v) : pancing; memancing.
  • ​Urang (n) : orang lain.
  • ​Utoh (n) : sebutan anak laki-laki Banjar.
  • ​Uyah (n) : garam.
  • ​Uyuh (adj) : lelah; capek.

​W

  • ​Wadai (n) : kue tradisional khas Banjar.
  • ​Wala (adj) : nakal; jahil.
  • ​Wani (adj) : berani.
  • ​Warik (n) : kera; monyet.
  • ​Wasi (n) : besi.
  • ​Wagas (adj) : sembuh; sehat kembali.
  • ​Wahin (v) : bersin.
  • ​Waluh (n) : labu kuning.
  • ​Walut (n) : belut.
  • ​Wancuh (n) : sendok nasi kayu besar.
  • ​Wayah (n) : zaman; masa.