MARTAPURA, KBK.News – Dua pemudi asal Desa Babirik, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, berhasil dipercaya menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada Apel Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Beruntung Baru.

Keduanya yakni Maulina Azizah dan Risdawati. Keterlibatan mereka sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Desa Babirik dan masyarakat setempat.

Pembakal Desa Babirik, Jamsi, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian kedua pemudi tersebut. Menurutnya, terpilihnya Maulina dan Risdawati menjadi Paskibraka merupakan buah dari kedisiplinan, kerja keras, serta kemauan mereka untuk berlatih.

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Desa Babirik. Mereka telah menunjukkan bahwa anak-anak muda desa juga mampu berprestasi dan mengambil peran dalam momentum penting seperti peringatan kemerdekaan,” ujar Jamsi.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi Maulina dan Risdawati untuk terus mengembangkan diri, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Desa Babirik.

BACA JUGA :  Tragedi Tambak Babi: Grader Mundur, Tiga Nyawa Melayang, Operator Jadi Tersangka

“Semoga apa yang mereka capai hari ini bisa menjadi motivasi bagi pemuda dan pemudi lainnya. Jangan takut bermimpi dan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk desa,” tambahnya.

Menurut Jamsi, menjadi Paskibraka bukan hanya soal kemampuan baris-berbaris, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan dan rasa cinta terhadap bangsa.

Ia pun berharap prestasi kedua pemudi tersebut dapat menjadi awal dari berbagai pencapaian lainnya di masa mendatang.

“Semoga Maulina dan Risdawati terus berprestasi dan membawa nama baik Desa Babirik. Kami dari pemerintah desa tentu akan selalu mendukung anak-anak muda yang memiliki semangat untuk maju,” pungkasnya.

Keikutsertaan dua pemudi Desa Babirik dalam barisan Paskibraka menjadi salah satu cerita kebanggaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Beruntung Baru, sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan juga tumbuh kuat dari desa.