KBK.NEWS BANJARMASIN— Tim Penyelam SAR Gabungan bersama TNI Angkatan Laut terus mengoptimalkan penyisiran dan penetrasi bawah air di area bangkai kapal KM Virgo Transport 8. Hingga hari ke-12 operasi pencarian, tim berhasil mengevakuasi belasan korban dari dalam struktur kapal, Jumat (25/9/2026).

​Dalam perkembangan terbaru pada Jumat (25/9), tim penyelam telah memindahkan 2 korban ke atas KN SAR Pacitan. Saat ini, para penyelam masih berjibaku di kedalaman untuk menyelesaikan proses evakuasi terhadap 3 korban lain yang sudah terdeteksi di lokasi. Kehati-hatian serta sinergi antarunsur menjadi prioritas utama guna memastikan seluruh proses berjalan aman.

​Penyisiran Intensif TNI AL Dapati 14 Jenazah di Buritan Kapal

​Sebelumnya pada Kamis (24/9), aksi kemanusiaan yang melibatkan prajurit Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) serta Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada II berhasil mengonfirmasi penemuan 14 jenazah laki-laki dari ruangan buritan lambung kanan kapal.

​Proses evakuasi pada hari tersebut dilakukan dalam tiga tahapan penyelaman:

  • ​Tahap Pertama (09.33–10.05 WITA): Tim yang terdiri dari Lettu Rajab, Serda Sumarjoko, Serda Rahmat Mardiono, dan Klk Febriansyah berhasil mengeluarkan 7 jenazah laki-laki.
  • ​Tahap Kedua (11.52–12.19 WITA): Tim penyelam (Sertu Bambang Irawan, Sertu Nugroho, Serka Khoirul Anwar, dan Serda Sandi) menembus akses kaca buritan lambung kanan dan menemukan 1 jenazah tambahan.
  • ​Tahap Ketiga (14.36–15.09 WITA): Lima penyelam TNI AL menyelesaikan penyelaman selama 33 menit dan mengevakuasi 6 jenazah lainnya dari ruangan yang sama.
BACA JUGA :  Teror Buaya Berlanjut di Kalsel, Bocah Hilang saat Mandi di Sungai Kupang Kotabaru

​Alur Penanganan Korban dan Pelibatan Personel

​Dari total 14 jenazah yang dievakuasi pada Kamis lalu:

  • ​3 jenazah dibawa ke KRI I Gusti Ngurah Rai-332, kemudian diterbangkan menggunakan Helikopter HS 1311 menuju Lanud Sjamsudin Noor, Banjarmasin.
  • ​11 jenazah dipindahkan ke KN SAR Pacitan untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

​Dalam operasi kemanusiaan ini, TNI AL menerjunkan 35 personel Satkoppeba dan 10 personel Satkopaska Koarmada II. Seluruh unsur SAR Gabungan terus berupaya maksimal hingga seluruh sasaran pencarian berhasil dituntaskan.