MARTAPURA, KBK.NEWS – Sebanyak 250 relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar diusulkan untuk mendapatkan insentif sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka selama berjibaku memadamkan api, Senin (2/11/2026).

Ketua Buser 690 Banjar, Hasan Hamdan, mengatakan, para relawan yang diusulkan menerima insentif tersebut berasal dari berbagai kecamatan yang turut terlibat dalam upaya penanganan karhutla.

Menurutnya, jumlah tersebut mencakup relawan dari berbagai unsur, baik yang menggunakan kendaraan operasional pemadam maupun yang tidak menggunakan kendaraan.

“Sudah ada sekitar 250 orang yang kita usulkan. Mereka berasal dari semua kecamatan yang ikut serta dalam penanganan karhutla,” ungkap Hasan Hamdan.

Ia menjelaskan, para relawan tersebut telah berperan aktif selama hampir empat bulan dalam upaya pemadaman dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Banjar.

Hasan mengakui, persoalan operasional masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi relawan di lapangan. Karena itu, usulan insentif tersebut diharapkan dapat menjadi tambahan penyemangat bagi mereka yang selama ini bekerja dengan berbagai keterbatasan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa sejak awal para relawan bergerak bukan semata-mata mengharapkan imbalan.

BACA JUGA :  Instruksi Presiden Prabowo Efektif, Armada Damkar Karhutla di Banjar Kini Bebas Antre BBM

“Sejak awal kami sudah berjibaku dengan api dan tidak pernah berharap hal seperti itu. Kami menganggap insentif ini sebagai bonus sekaligus bentuk perhatian yang bisa menambah semangat kawan-kawan di lapangan,” ujarnya.

Terkait batas waktu pemberian insentif, Hasan menyebutkan, sejauh ini pengusulan tersebut mengikuti masa tanggap darurat karhutla yang dijadwalkan hingga 10 November 2026.

Selain insentif relawan, pada kesempatan tersebut juga disalurkan bantuan kepada 75 unit Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang sejak awal turut ambil bagian dalam penanganan karhutla di Kabupaten Banjar.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung keberlangsungan operasional BPK sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap perjuangan para relawan yang selama ini berada di garis depan penanganan karhutla.