KBK.NEWS, MARTAPURA – Upaya membantu para relawan yang berjibaku dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Banjar sekaligus Ketua Umum Relawan Aksi Karang Intan Aranio Tanggap (RAKAT), M Ali Syahbana, Selasa (3/11/2026).

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar bersama Buser 690 Banjar yang memberikan perhatian kepada para relawan, khususnya RAKAT melalui bantuan peralatan pemadam kebakaran.

Menurut Ali Syahbana, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap para relawan yang selama ini berada di garis depan dalam upaya penanganan karhutla.

Ia menilai, dukungan berupa peralatan pemadam sangat penting untuk menunjang tugas relawan sekaligus membantu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di lapangan.

“Kami mengapresiasi langkah Pemkab Banjar dan Buser 690 yang telah memberikan perhatian kepada para relawan. Mereka ini sudah berjuang dengan penuh pengorbanan, bahkan mempertaruhkan keselamatan demi membantu masyarakat dan mencegah meluasnya kebakaran,” ujarnya.

“Kami juga sangat mengapresiasi langkah Ketua Buser 690 Banjar yang selalu memberikan perhatian khusus kepada RAKAT atas berbagai bantuan yang sangat memompa semangat kawan-kasan relawan kami,” lanjutnya lagi.

Ali juga berharap, bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp20 miliar yang diterima Kabupaten Banjar dapat dimanfaatkan secara maksimal dan disalurkan secara tepat sasaran, khususnya bagi pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penanganan karhutla.

Menurutnya, para relawan layak mendapatkan perhatian karena selama berbulan-bulan telah bekerja keras dengan berbagai keterbatasan, mulai dari persoalan peralatan hingga kebutuhan operasional.

“Harapan kami, dukungan dari Banpres ini benar-benar bisa dirasakan oleh para relawan yang selama ini berjuang di lapangan. Jangan sampai pengorbanan mereka luput dari perhatian. Bantuan maupun insentif ini diharapkan bisa menambah semangat kawan-kawan untuk terus membantu masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA :  Bukan Sekadar Film, Pirunduk Salurkan Bantuan untuk Relawan Karhutla di Kabupaten Banjar

Sementara itu, Ketua Buser 690 Banjar, M Hasan Hamdan, mengatakan, pihaknya telah mengusulkan sekitar 250 relawan untuk mendapatkan insentif. Mereka berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banjar yang turut terlibat dalam upaya penanganan karhutla.

Menurutnya, jumlah tersebut mencakup relawan dari berbagai unsur, baik yang menggunakan kendaraan operasional pemadam maupun yang tidak menggunakan kendaraan.

“Sudah ada sekitar 250 orang yang kita usulkan. Mereka berasal dari semua kecamatan yang ikut serta dalam penanganan karhutla,” ungkap Hasan Hamdan.

Ia menjelaskan, para relawan tersebut telah berperan aktif selama hampir empat bulan dalam upaya pemadaman dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Banjar.

Hasan mengakui, persoalan operasional masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi relawan di lapangan. Karena itu, usulan pemberian insentif diharapkan dapat menjadi tambahan penyemangat bagi mereka yang selama ini bekerja dengan berbagai keterbatasan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa sejak awal para relawan bergerak bukan semata-mata mengharapkan imbalan.

“Sejak awal kami sudah berjibaku dengan api dan tidak pernah berharap hal seperti itu. Kami menganggap insentif ini sebagai bonus sekaligus bentuk perhatian yang bisa menambah semangat kawan-kawan di lapangan,” pungkasnya.