Kamis, April 22, 2021
Beranda blog Halaman 2

Bawaslu Banjar Awasi Seleksi PPK PSU Pilgub Kalsel

Seleksi Calon Anggota PPK PSU Pilgub Kalsel
Seleksi Calon Anggota PPK PSU Pilgub Kalsel

Bawaslu Kabupaten Banjar awasi proses seleksi pemilihan PPK untuk 5 kecamatan yang menggelar PSU Pilgub Kalsel 2020, Jumat (16/4/2021).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel melalui KPU Kabupaten Banjar  laksanakan perintah Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melaksanakan PSU Pilgub Kalsel. Masih sesuai dengan amar putusan MK, KPU diperintahkan untuk membentuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang baru di 5 kecamatan.

Terkait hal itu, mulai hari ini telah dilakukan seleksi tertulis terhadap para pelamar yang akan menjadi PPK di 5 kecamatan. Kelima tersebut, yakni Kecamatan Sambung Makmur, Mataraman, Astambul, Martapura, dan Kecamatan Aluh Aluh.

Pada proses seleksi calon anggota PPK untuk Pilgub Kalsel ini mendapat pengawasan dari Bawaslu Banjar. Menurut Komisioner Bawaslu Banjar, Divisi Pengawasan Hairul Falah mengatakan, pihak mengawasi agar semuanya berjalan sesuai aturan.

“Kami ingin memastikan, bahwa yg lulus administrasi benar-benar hadir dalam seleksi administrasi. Selain itu juga memastikan agar yang ikut seleksi bukan orang parpol atau timses peserta PSU Pilgub Kalsel,” tegas Hairul Falah. 

Proses seleksi calon anggota PPK, kata Komisioner Bawaslu Banjar ini digelar KPU Kabupaten Banjar digelar di ruang Institut Agama Islam Darussalam Martapura. Semuanya yang mengajukan lamaran mengikuti seleksi tertulis.

“Calon PPK dari Kecamatan Astambul yang ikut seleksi 15 orang, Sambung Makmur 9 orang, Aluh 15 orang. Kemudian, dari Kecamatan Mataraman 11 orang, dan Kecamatan Martapura 34 orang,” ungkapnya.

Pada tes tertulis seleksi calon anggota PPK untuk Pilgub Kalsel ini, kata Hairul Falah, tampak hadir Ketua KPU Kalsel Sarmuji bersama Komisioner KPU Kalsel lainnya. 

“Pengawasan dari Bawaslu Banjar untuk proses seleksi calon anggota PPK Pilgub Kalsel hari ini berjalan cukup lancar. Kami akan terus awasi hingga selesai prosesnya,” pungkas Hairul Falah.

Marhaban Ya Ramadan 1442 H

Warga Mantuil Banjarmasin Pemilik 1,8 Kg Sabu Berhasil Ditangkap Diringkus

Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika golongan 1 jenis sabu seberat 1,8 Kg dan 866 butir pil ekstasi, Kamis (15/4/2021).

Sabu seberat 1,8 Kg disita petugas dari pelaku berinisial H alias E (33) warga Jalan Tembus Mantuil, Gang Bersama, Kelurahan Kelayan Selatan, Banjarmasin, pada Rabu (14/4/2021).

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Tri Wahyudi melalui Kasubdit 2 AKBP Ridwan Raja Dewa mengatakan, selain barang bukti sabu, petugas juga menyita narkotika jenis ekstasi sebanyak 866 butir dari tersangka H.

“Sabu dan ekstasi tersebut disita dari dua TKP berbeda” jelasnya.

Tersangka H, kata Ridwan Raja Dewa, disergap petugas saat hendak bertransaksi narkotika di pinggir Jalan Cempaka Besar, Komplek Cempaka III, Kelurahan Kertak Baru Ulu, Banjarmasin.
Dari tangannya anggota menyita dua paket sabu seberat 5,32 gram serta 3 butir pil ekstasi.

Kemudian setelah melakukan pengembangan hasilnya mengarah pada kamar kost yang disewa tersangka di Jalan Djok Mentaya, Kelurahan Mawar, Banjarmasin. Di tempat ini ditemukan lagi 18 paket sabu dengan berat 1.823,74 gram, 863 butir ekstasi dan 5 paket serbuk ekstasi seberat 7,65 gram.

“Barang buktidi isembunyikan pelaku di bawah kasur. Satu paket sabu yang besar ini beratnya kurang lebih 1 kilogram,” tandas AKBP Ridwan Raja Dewa.

Pemuda yang tak memiliki pekerjaan tetap tersebut, ungkap Ridwan akan dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 137 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

“Kami terus mengharapkan bantuan dari masyarakat dan tokoh masyarakat untuk sama-sama membersihkan Kalsel dari peredaran serta penyalahgunaan narkoba,” pungkas AKBP Ridwan ini.

Marhaban Ya Ramadan 1442 H

Polda Kalsel Naikan Kasus Pembubaran Aksi Unjuk Rasa

Laporan Aktivis Kalsel Aliansyah dugaan tindak pidana pengancaman dan pembubaran aksi unjukrasa masuk ke babak baru di Polda Kalsel dari penyelidikan ke penyidikan, Kamis (15/4/2021).

Aliansyah laporkan perkembangan laporannya ke Polda Kalsel atas dugaan pidana pengancaman dan persekusi pada pembubaran aksi unjukrasa damai class action di Nol Kilometer Banjarmasin. Menurut Aliansyah pihaknya mengaku gembira karena Polda Kalsel menangani secara serius laporan yang pihaknya sampaikan, dengan terlapor Puar Junaidi dan kawan-kawan.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

“Alhamdulilah laporan saya ke Polda Kalsel sudah ada kemajuan, penyidik telah menaikkan laporan saya dari penyelidikan ke penyidikan. Insha Allah dalam waktu dekat akan ada babak baru, yakni penetapan tersangka,” jelasnya, Kamis (15/4/2021).

Pada kesempatan ini Aktivis LSM Kalsel ini menegaskan, bahwa tidak ada yang kebal hukum termasuk para terlapor yang menghalangi dan mengancam saat warga negara menyampaikan pendapat di muka umum.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H
MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

“Kita berharap penegakan hukum di Kalsel bisa berjalan sebagaimana mestinya, dan perlu diingat, bahwa tidak ada yang kebal hukum, termasuk para terlapor,”pungkas Aliansyah.

Marhaban ya Ramadan 1442 H
Marhaban ya Ramadan 1442 H

 

Marhaban Ya Ramadan 1442 H

Bawaslu Kalsel Selidiki Video Seorang Guru Yang Diduga Kampanye PSU Pilgub Untuk BirinMu

Bawaslu Kalsel Kirimkan Tim Untuk Selidiki Video Seorang Guru Di Martapura Yang Diduga Melakukan Pelanggaran Dengan Berkampanye Untuk Paslon Birinmu di PSU Pilgub Kalsel, Kamis (15/4 /2021).

Mendadak viral di media sosial sebuah video yang didalamnya diduga ada kampanye dengan mengajak masyarakat memilih salahsatu Paslon Gubernur Kalsel di PSU. Dalam video ini tampak seorang yang diduga seorang guru di Martapura dengan inisial WD yang dalam orasi atau ceramahnya agar di Pemungutan Suara Ulang (PSU) memilih Paslon Birinmu.

Awak media sudah coba menemui guru yang ada didalam video tersebut di salahsatu Ponpes di Martapura, namun yang bersangkutan tidak bersedia memberikan tanggapan. Guru yang berinisial WD ini hanya menyampaikan, bahwa ia sedang sibuk Untuk persiapan ujian santri, Selasa (13/4/2021).

BERIKUT VIDEO DUGAAN PELANGGARANNYA

Terkait dengan video yang viral di media sosial dan diduga ada pelanggaran PSU Pilgub Kalsel ini, Tim dari Bawaslu Kalsel hari ini turun ke lapangan untuk penelusuran. Hal tersebut disampaikan Komisioner Bawaslu Kalsel, Divisi Penanganan Pelanggaran, Azhar Ridhanie.

Menurutnya Bawaslu Kalsel sudah mengetahui tentang viralnya video tersebut di media sosial, dan pihaknya akan melakukan penyilidikan.

“Hari ini Tim Bawaslu Kalsel yang didampingi Bawaslu Kabupaten Banjar melakukan penelusuran untuk menyelidiki kasus video tersebut,” jelasnya, Kamis (15/4/2021).

Pria yang akrab disapa Aldo ini juga mengungkapkan, bahwa pada PSU Pilgub Kalsel dilarang berkampanye. Kalau ada yang terbukti berkampanye, maka hal tersebut adalah pelanggaran.

Terpisah, terkait dugaan pelanggaran didalam video yang beredar tersebut, Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kasypiah mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penelusuran terlebih dahulu. Hal itu untuk mencari bukti – bukti apakah pernyataan yang disampaikan itu benar dan videonya asli atau hanya hasil editan.

“Kita masih menunggu hasil penyelidikan dan penulusuran tim yang kini bertugas di lapangan,” pungkas Erna Kasypiah.

 

Marhaban Ya Ramadan 1442 H

Polisi Ringkus Buronan Yang Sebabkan Bripka Mashudin Tenggelam Saat Memburunya

Buronan yang melarikan diri dengan menceburkan diri ke Sungai Martapura dan mengakibatkan Bripka Mashuddin tenggelam saat berupaya menangkapnya berhasil diringkus polisi, Kamis (15/4/2021). 

Muhammad Faisal buronan polisi yang sempat diduga tewas tenggelam bersama Bripka Mashuddin yang memburunya, ternyata ia berhasil kabur. Tetapi pelariannya terhenti setelah petugas gabungan Unit Buser Polsek Banteng, Resmob Polda Kalsel dan Jatanras meringkusnya.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

Muhammad Faisal buronan kasus penganiayaan ini berhasil diringkus ditempat di kawasan Jalan Barambai Kolam Kiri Desa Barambai Kecamatan Barambai Kabupaten Barito Kuala, Kamis (14/4/2021).

Penangkapan terhadap buronan ini dibenarkan oleh Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Irwan Kurniadi. Menurutnya untuk tersangka saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh Polsek Banjarmasin Tengah bersama Satpol Air Polresta Banjarmasin.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H
MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

“Betul, sudah kami amankan dan kini sudah ada di Polsek Banjarmasin Tengah,” pungkas Kapolsek Banjarmasin Tengah ini singkat.

Marhaban ya Ramadan 1442 H
Marhaban ya Ramadan 1442 H
Marhaban Ya Ramadan 1442 H

KPU Kalsel Kekurangan Anggaran Untuk PSU Pilgub Kalsel Dan Lapor Ke Pj Gubernur

KPU Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melapor ke Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, bahwa mereka kekurangan anggaran untuk melaksanakan PSU Pilgub Kalsel, Rabu (14/4/2021).

Seusai bertemu dan melakukan audiensi mengenai kesiapan pelaksanaan PSU Pilgub Kalsel dengan Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA, Ketua KPU Kalsel, Sarmuji menyampaikan hasil audiensi kepada media.

“Audiensi dengan Penjabat Gubernur tadi untuk menyampaikan kesiapan melaksanakan PSU Pilgub Kalsel,”jelasnya.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

Menurut Sarmuji ketika bertemu dengan Pj Gubernur Kalsel pihaknya menyampaikan tentang kekurangan anggaran atau dana untuk melaksanakan PSU Pilgub Kalsel. Kekurangan anggaran yang harus disiapkan agar PSU bisa dengan lancar dilaksanakan sekitar Rp5,4 Miliar.

Ketua KPU Kalsel ini mengaku, anggaran yang sudah siap dari pihaknya untuk pelaksanaan PSU Pilgub Kalsel pada Tanggal 9 Juni 2021 nanti sekitar Rp20 Miliar.

“Anggara tersebut berasal dari anggaran lebih pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang lalu,” ungkapnya.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H
MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

PSU Pilgub Kalsel, beber Sarmuji dilakukan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Untuk perlengkapan prokes diserahkan kepada Pemprov Kalsel. Karena PSU kali ini digelar menerapkan protokol kesehatan dan para panitia diwajibkan menjalani tes antigen atau PCR.

“Pj Gubernur sangat mensupport soal kelengkapan Prokes, dan kami serahkan ke Pemrov Kalsel,” pungkasnya.

Marhaban Ya Ramadan 1442 H

Pembukaan Jembatan Lama Alalak Urai Macet

Jembatan Alalak lama siap dibuka dan kini sedang dilakukan simulasi arus lalulintas agar lancar saat diberlakukan, Rabu (14/4/2021).

Jelang dibukanya Jembatan lama Alalak 1 bertujuan mengurai kemacetan di kawasan jalan Hasan Basry, Handil Bakti, dan Gubernur Syarkawi atau Jalan Trans Kalimantan pada 15 April 2021 mendatang. Simulasi arus lalulintas ini dilakukan Satlantas Polresta Banjarmasin dan juga sekaligus menguji kekuatan jembatan.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol Gustaf Adolf Mamuaya, mengatakan, simulasi jembatan dilakukan dengan maksimal berat kendaraan di bawah 6 ton.

“Dari hasil rapat para sopir dan warga sekitar Alalak ujung, hasilnya kita akan lakukan persiapan pengujian dan akan di tes dengan kendaraan berbobot cukup berat,” jelasnya.

Menurut Gustaf, jika sudah ada hasil dari simulasi diharapkan jembatan bisa dilalui angkutan barang, sehingga masyarakat tidak lagi merasakan kemacetan.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H
MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

“Kita harap secepat mungkin bisa dibuka, karena masyarakat dan angkutan barang dan penumpang, karena mereka keberatan ditutupnya akses tersebut,”Ujar Gustaf.

Kasatlantas Polresta Banjarmasin ini juga mengharapkan agar para sopir angkutan barang mematuhi batas tonase yang diperbolehkan. Kalau melanggar atau angkutan melebihi ketentuan, maka akan ditindak.

“Kami berharap mereka sendiri yang sadar berapa kapasitas mereka, karena jika sampai rusak masyarakat juga yang susah, sebab jembatan itu adalah salah satu akses utama masyarakat,” tegas Gustaf Adolf Mamuaya.

Sebelumnya, Kemacetan tiap hari terjadi di kawasan Jalan Hasan Basri Banjarmasin hingga Handil Bakti terlebih saat sore hari. Terkait ini, Balai Jalan Pelaksana Jalan Nasional XI Banjarmasin, dan akan membuka Jembatan Alalak 1 untuk mengurai kemacetan yang menjadi pemandangan setiap hari. Sehingga arus lalu lintas akan normal dan tak lagi macet seperti saat ini.

Marhaban Ya Ramadan 1442 H

Ombudsman Kalsel Terima Pengaduan 4 anggota DPRD Kota Banjarbaru

Ombudsman Kalsel Terima Pengaduan 4 anggota DPRD Kota Banjarbaru terkait layanan Tes Swab PCR BBTKLPP Banjarbaru yang hasilnya membingungkan masyarakat, Selasa (13/4/2021).

Meragukan hasil tes Swab PCR dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru yang menyatakan positif Covid-19, maka 4 anggota DPRD Banjarbaru lakukan Tes Swab PCR mandiri. Hasil tes Swab PCR Mandiri yang dilakukan di 2 rumah sakit swasta ternyata hasilnya justru negatif.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H
MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

“Saya sendiri belum sampai satu hari Pasca menerima hasil tes Swab PCR dari  BBTKLPP yang menyatakan positif Covid-19, melakukan tes yang sama di rumah sakit swasta di Banjarmasin. Hasilnya negatif dan sehari setelah itu tes di rumah sakit swasta lainnya juga negatif, lalu ini mana yang benar,” jelas Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Emilasari setelah melapor ke Ombudsman Kalsel di Banjarmasin, Selasa (13/4/2021).

Anggota DPRD Kota Banjarbaru lainnya, H Baskoro menegaskan, pihaknya mendorong Ombudsman Kalsel agar persoalan seperti yang mereka alami tidak terus terjadi. Karena itu ungkap Politisi Partai Nasdem ini harus ada solusi yang jelas dan konstruktif agar hasil tes Swab PCR tidak dipertanyakan dan membingungkan masyarakat termasuk di BBTPP Banjarbaru.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

Untuk itu, kata Baskoro pihaknya ingin semua pihak terkait melakukan supervisi ke BBTKLPP Banjarbaru, dan melakukan audit secera menyeluruh termasuk unit peralatan yang digunakan ketika melakukan tes Swab PCR.

“Harus dilakukan audit menyeluruh terhadap semua unit yang digunakan untuk tes Swab PCR di BBTKLPP, termasuk juga unit-unit yang ada di rumah sakit swasta. Hal ini untuk kepastian hasil tes dan tidak membingungkan masyarakat,” tegas Baskoro.

Terpisah, Ketua Perwakilan Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman membenarkan, bahwa ada 4 anggota DPRD Kota Banjarbaru yang mengadukan BBTKLPP Banjarbaru ke pihaknya. Laporan yang disampaikan tersebut pihaknya terima dan akan diperiksa kelengkapannya untuk menentukan tindaklanjut yang akan dilakukan ombudsman Kalsel.

“Kita verifikasi dulu syarat formil dan material, kemudian kalau lengkap secara administratif akan dibawa ke rapat pleno perwakilan untuk diputuskan masuk ke tahap pemeriksaan atau tidak,” ungkapnya.

Menurut Hadi Rahman, persoalan pengaduan tentang perbedaan hasil Swab PCR Covid-19 yang dilaporkan 4 anggota DPRD Kota Banjarbaru adalah yang pertama pihaknya tangani.

“Kalau sebelumnya ada laporan, tetapi mengenai persoalan bantuan Covid-19,” pungkas Ketua Perwakilan Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman.

Marhaban Ya Ramadan 1442 H

DPD Partai Nasdem Tabalong Luncurkan 4 Unit Mobil Resque Untuk Bantu Masyarakat

DPD Partai Nasdem Kabupaten Tabalong Luncurkan 4 unit mobil resque dan mobil untuk peralatan dapur umum untuk aksi kemanusiaan membantu masyarakat, Senin (13/4/2021).

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Tabalong terus berupaya melayani dan membantu masyarakat dalam setiap kondisi termasuk ketika ada bencana. Untuk meningkatkan hal tersebut DPD Nasdem Tabalong menyiapkan 4 unit mobil termasuk ambulan, dan perlengkapan dapur umum.

DPD Partai Nasdem Tabalong Luncurkan 4 Unit Mobil Resque
DPD Partai Nasdem Tabalong Luncurkan 4 Unit Mobil Resque

Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Tabalong H Norhasani mengatakan, semua kelengkapan tersebut merupakan bagian dari untuk membantu masyarakat, khususnya penanganan bencana.

“Alhamdulillah bertepatan jelang Bulan Suci Ramadan 1442 H, DPD Partai Nasdem Kabupaten Tabalong telah berhasil menyiapkan sarana yang dibutuhkan masyarakat ketika ada bencana atau musibah. Semua ini merupakan bagian dari kepedulian dan pengabdian Partai Nasdem untuk masyarakat,” jelas Haji Sani (panggilan akrab ya), Selasa (13/4/2021).

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

Selain menyiapkan sarana tersebut, kataku H Sani, pihaknya punya kader dari Partai Nasdem yang siap diterjunkan dalam setiap kondisi.

“Insha Allah para kader Partai Nasdem Kabupaten Tabalong sudah cukup terlatih dalam aksi kemanusiaan, sehingga siap menjalankan aksi kemanusiaan membantu masyarakat,” pungkas H Norhasani.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H
MARHABAN YA RAMADAN 1442 H
Marhaban Ya Ramadan 1442 H

Awal Puasa Tidak Berubah Meski Bulan Tidak Terlihat

Penetapan Awal Ramadan 1442 H Di Banjarmasin
Penetapan Awal Ramadan 1442 H Di Banjarmasin

Meski pemantauan hilal di Kota Banjarmasin bulan tidak terlihat akibat tertutup awan, namun Kementerian Agama RI menetapkan 1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada Hari Selasa besok, Senin (12/4/2021).

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Kalsel Noor Fahmi, bersama sejumlah ormas Islam melakukan Rukyatul Hilal atau melihat kemunculan bulan dilangit sebagai tanda masuknya 1 Ramadan 1442 H. Meski menggunakan teropong dan dilakukan diatas puncak Bank Kalsel, namun bulan tidak terlihat, karena cahaya matahari terhalang awan dan cuaca mendung.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

Metode rukyat yakni aktivitas mengamati visibilitas hilal, penampakan bulan sabit yang nampak pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi).

Berdasarkan pemantauan di lokasi melihat hilal, pada awalnya matahari masih terlihat jelas jelas sekitar pukul 17.30 WITA, tetapi ketika masuk Maghrib atau saat terbenamnya matahari pukul 18.24 WITA bulan tidak tampak akibat matahari terlindung awan.

“Matahari yang memantulkan cahayanya ke bulan tertutup awan, sehingga bulan tidak terlihat, dan kita sarankan pakai metode hisab. namun kondisi ini tetap kita sampaikan ke pemerintah pusat apapun hasilnya,” jelasnya.

Fahmi mengatakan, metode hisab merupakan perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan. Hisab biasa digunakan dalam menentukan dimulainya awal bulan pada kalender Hijriyah.

MARHABAN YA RAMADAN 1442 H
MARHABAN YA RAMADAN 1442 H

Fahmi kembali menegaskan, setelah hisab dan rukyat dilakukan, namun penetapan 1 Ramadan sepenuhnya kewenangan pemerintah pusat

”Mari kita serahkan ketentuan awal bulan puasa ini kepada pemerintah pusat,” pungkas Noor Fahmi.

Marhaban Ya Ramadan 1442 H
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest posts

error: Content is protected !!